logo SUARA MERDEKA
Line
Kamis, 06 Desember 2007 NASIONAL
Line

Indonesia Masih Tetap Yakin

  • SEA Games Dibuka Hari Ini

NAKHON RATCHASIMA-Ketua Satgas Pelatnas SEA Games XXIV 2007, Achmad Soetjipto, menegaskan keyakinannya bahwa peluang Indonesia untuk memperbaiki posisi peringkat masih tetap besar.

Motivasi atlet-atlet negeri ini tidak surut di tengah hilangnya sejumlah peluang untuk meraih medali pada beberapa cabang yang sudah dipertandingkan sejak 10 hari sebelum pembukaan.

SEA Games akan dibuka Kamis (6/12) ini di Stadion Utama 80 Tahun Yang Mulia Raja Bhumibol Adulyadej, Nakhon Ratchasima. Sudah lebih dari 40 keping emas terbagi, namun tak satu pun yang masuk ke kantong kontingen Indonesia.

Kontingen Merah Putih mematok target merebut 64-70 medali emas agar bisa memperbaiki posisi dari peringkat lima SEA Games 2005 menjadi setidaknya urutan keempat tahun ini.

''Dengan melesetnya sejumlah medali yang kami targetkan sebelumnya, semangat tim justru lebih terpacu untuk memberikan yang terbaik,'' tegas Soetjipto di sela-sela pengibaran bendera Merah Putih bersama 10 negara peserta lainnya di zona internasional kampus Universitas Teknologi Suranaree, Nakhon Ratchasima, petang kemarin.

Tidak Berubah

Sebelum pengibaran bendera, Rektor Universitas Teknologi Suranaree Prof Prasart Suebka menyampailan pesan agar setiap kontingen dari negara peserta selalu mengedepankan semangat, persahabatan, dan perayaan seperti yang menjadi moto SEA Games kali ini.

Hingga kemarin, Indonesia sementara masih berada di peringkat ketujuh tanpa sebiji emas pun. Para atlet harus berjuang lebih keras dalam memburu medali untuk menembus peringkat empat, atau satu tingkat lebih baik dari SEA Games 2005 di Filipina.

''Semangat kami sama sekali tidak berubah. Kami tidak terganggu dengan capaian sementara ini. Kami akan balas setelah turnamen ini dibuka resmi,'' tandasnya.

Soetjipto mengakui lepasnya target dua emas di cabang menembak pada 27 November lalu, serta beberapa hasil pertandingan terakhir. Kekalahan Indonesia 0-3 dari Singapura di cabang tenis meja kemarin juga bukan akhir dari segalanya. Di nomor beregu putra maupun putri cabang ini peluang memang sudah habis. Namun dia masih berharap besar pada Muhammad Husein yang akan turun di nomor bergengsi, tunggal putra. Jebolan PTM Surya Gudang Garam Kediri ini diharapkan bisa mendapatkan medali emas.

''Naturalisasi atlet yang dilakukan Singapura memang berhasil mengalahkan kami. Tapi kami masih mengandalkan Husein di nomor tunggal,'' katanya. Singapura membajak tiga petenis meja China untuk memburu emas SEA Games 2007.

Faktor nonteknis juga disebut menjadi sandungan tersendiri bagi Indonesia. ''Yang kami khawatirkan sebelumnya terjadi. Kami banyak dirugikan oleh kepemimpinan wasit,'' kata dia. Kemarin, Indonesia sempat berang dengan keputusan wasit di cabang senam.

Kontingen Indonesia total berjumlah 762 orang, 542 di antaranya atlet (353 putra dan 189 putri) dan 153 pelatih. Jumlah tersebut merupakan rombongan terbesar kelima di bawah Thailand (1.400), Malaysia (1.114), Filipina (795), dan Vietnam (793). Singapura mengirimkan kontingen berkekuatan 658 orang dan Laos 635. Myanmar, kamboja, Brunei dan Timor Leste menerjunkan rombongan di bawah 300-an orang.

Total ada 43 cabang olahraga yang dipertandingkan , 29 di Nakhon Ratchasima, Bangkok (4), Chon Buri (6), Prathum Thani (3) dan Samut Prakan (1). Jumlah medali keseluruhan ada 475 emas dari semula 485 emas. Sepuluh nomor dari beberapa cabang dicoret karena hanya diikuti oleh dua negara. (*-40)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA