| Selasa, 04 Desember 2007 | NASIONAL |
Dibuka, Penerbangan Khusus Wisata Borobudur-Angkor Wat
MAGELANG- Kerja sama pembentukan sister temple province (provinsi candi kembar) antara Jateng dan Siem Reap, Kamboja akhirnya terwujud menyusul penandatanganan nota kepahaman antarkeduanya. MoU tersebut mencakup tujuh bidang kerja sama. Penandatanganan berlangsung di Hotel Manohara, Candi Borobudur, Kabupaten Magelang, kemarin. Dalam penandatanganan itu, Gubernur Jateng menunjuk Asisten Tata Praja Pudjo Kiswantoro dan Siem Reap diwakili oleh Wagub HE Nou Phalla. Tujuh bidang kerja sama yang akan menjadi garapan kedua pihak. Gubernur Ali Mufiz dalam sambutannya yang dibacakan Pudjo mengatakan, satu hal yang mengemberikan adalah jalinan kerja sama yang terwujud dalam waktu yang singkat. Seusai MoU, secepatnya tim gabungan kedua belah pihak membahas secara teknis masing-masing bidang kerja sama. Khusus bidang pariwisata dan kebudayaan, lanjut dia, secepatnya bisa dirancang paket perjalanan wisata, Siem Reap-Jateng. Dia berharap, keberadaan candi kembar Borobudur dan Angkor Wat akan meningkatkan kunjungan wisatawan manca. Juga memberikan dampak positif bagi masyarakat di sekitarnya. Paket Wisata Pudjo mengatakan, kerja sama itu juga diharapkan bisa menjadi jembatan bagi pihak swasta kedua belah pihak. ''Kami memfasilitasi agar masyarakat bisa menjalin hubungan serupa untuk mendukung kerja sama berbagai bidang tersebut, terlebih para investor dari kedua daerah.'' Wagub HE Nou Phalla mengatakan, MoU kerja sama kedua provinsi akan menghasilkan sesuatu yang bermanfaat bagi masyarakat Jateng dan Siem Reap. Selama ini tingkat kunjungan turis terus meningkat 20 sampai 30 persen, setelah MoU diharapkan naik di atas 30 persen. Untuk menunjang kerja sama pariwista, menurutnya, dalam waktu dekat akan dibuka jalur penerbangan Phnom Penh-Yogyakarta. Langkah itu untuk memudahkan paket perjalanan wisata ke Angkor Wat dan Candi Borobudur, tanpa harus melalui Jakarta. (H33-46) | ||||