logo SUARA MERDEKA
Line
Senin, 03 Desember 2007 NASIONAL
Line

Dephub Ancam Tutup Bandara Polonia

  • Kebakaran Perburuk Citra Penerbangan

JAKARTA- Departemen Perhubungan (Dephub) mengancam akan menutup operasional Bandara Polonia Medan, jika temuan tim evaluasi menunjukkan manajemen keamanan di bandara itu memang buruk.

"Jika memang kami nilai tidak layak, bisa saja bandara itu kami tutup," kata Dirjen Perhubungan Udara, Dephub, Budhi Muliawan Suyitno ketika dihubungi di Jakarta, kemarin. Dia mengemukakan hal itu terkait terbakarnya terminal keberangkatan Bandara Polonia pada Sabtu malam (1/12).

Sebelumnya, Sekjen Asosiasi Perusahaan Penerbangan Nasional Indonesia (Indonesia National Air Carriers Association/INACA) Tengku Burhanuddin menilai, kejadian tersebut makin memperburuk citra Indonesia di mata dunia.

Budhi Muliawan melanjutkan, pihaknya sudah menurunkan tim untuk memeriksa kondisi bandara pascakebakaran. Dikatakan, pihaknya juga akan meminta penjelasan terutama soal manajemen keselamatan dan keamanan yang dilaksanakan pengelola Bandara Polonia.

"Operasional bandara memang tidak kami hentikan karena keberangkatan dan kedatangan penumpang di bandara itu masih bisa dilakukan di gedung kedatangan," katanya.

Bandara Polonia Medan merupakan satu dari lima bandara internasional yang sudah diaudit pemerintah pada Juni 2007.

Dalam audit itu, pemerintah memberikan penilaian yang meliputi aspek keselamatan, keamanan dan pelayanan yang terdiri atas 94 parameter. Bandara Polonia hanya memenuhi standar 70 parameter, sedangkan yang tidak memenuhi standar 24 parameter.

Kebakaran tersebut belum ada indikasi karena perbuatan sabotase. Namun Polda Sumatera Utara telah meminta bantuan ahli Laboratorium Forensik Mabes Polri untuk menyelidiki.

Manual

Kapolda Sumut Irjen Pol Nuruddin Usman mengatakan, titik api diduga berasal dari hubungan arus pendek di AC Central di lantai satu bangunan yang di atasnya (lantai dua) terdapat ruangan Audio Visual Centre (AVC).

Suasana Bandara Polonia tampak kacau balau. Operasional bandara memanfaatkan lokasi check-in di landasan TNI AU untuk beberapa maskapai penerbangan, serta halaman ruangan VIP bandara di bawah tenda darurat. Sementara penerbangan Garuda menggunakan areal kantornya yang berjarak sekitar satu kilometer dari bandara. (ant,dtc-60)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Ragam
Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA