| Sabtu, 01 Desember 2007 | NASIONAL |
Jateng Fokus pada Pariwisata
SEMARANG - Rencana kerja sama pembentukan sister temple province (provinsi candi kembar) Jateng dengan Siem Reap, Kamboja direncanakan pada Senin (3/12) nanti. Lokasi yang akan dipilih adalah Candi Borobudur, Magelang. Dalam penandatanganan itu Gubernur Ali Mufiz akan hadir, sedangkan dari Pemerintah Siem Riep diwakili Wakil Gubernur HE Nou Phalla. Kerja sama meliputi lima bidang, yakni pariwisata, pertanian, pendidikan, budaya, dan investasi. Khusus investasi, telah diawali pembukaan jalur penerbangan langsung Jakarta-Pnom Penh, enam bulan lalu. Itu kerja sama antara Pemerintah Kamboja dengan sebuah perusahaan swasta Indonesia. Kemarin delegasi Siem Reap berjumlah 10 orang dipimpin Wakil Gubernur Nou Phalla tiba di Bandara Internasional Ahmad Yani Semarang. Kedatangan mereka disambut Gubernur Ali Mufiz beserta jajarannya. Setelah itu mereka langsung mengunjungi Kelenteng Sam Poo Kong Gedungbatu. Kemudian, berlanjut ke Kantor Dekranasda Jateng Jl Pahlawan dan Vihara Buddhagaya Watugong. Di sela-sela kunjungannya di Kantor Dekranasda, Nou Phalla menyatakan ketertarikannya pada Jawa Tengah karena punya kesamaan budaya. Lebih khusus, kedua provinsi punya potensi wisata, berupa bangunan cagar budaya bertaraf internasional. Jateng memiliki Borobudur, Siem Reap punya Angkor Wat. ''Karena itu, kedua pemerintah provinsi sepakat menjalin hubungan kerja sama. Setelah penandatanganan MoU, kedua belah pihak akan membentuk tim kerja gabungan,'' kata Phalla. Dalam kerja sama itu, Pemprov Siem Reap, lanjut Phalla, lebih memfokuskan perhatian pada masalah pertanian. Sebaliknya, Pemprov Jateng pada sektor pariwisata. (H6,H37-62) | ||||