SUARA MERDEKA
 
INDEKS BUDAYA Jumat, 30 Nopember 2007

SEPERTI Bambang Ekalaya dari Paranggelung, Nana Eres membacakan puisi ''Sajak yang Kutulis di Telapak Tangan'' dengan sepenuh penghayatan. Sekhusyuk Palgunadi berlatih memanah, di bawah bayangan arca Drona, sang guru imajiner.

JABIR Huda Almansyur tak sepopuler Butet Kertaredjasa. Namun kepiawaiannya menirukan suara tokoh tak kalah dari raja monolog itu. Jika Butet bisa meniru suara Soeharto dan Habibie, Jabir pun mampu. Dia pun teteh memirip-miripkan suara dengan Gus Dur, Amien Rais, Aa Gym, Sukarno, Zaenudin MZ, dan Mbah Maridjan.

JUWITA TOFHANY merasa musik dangdut sudah mendarah daging. Selain dibesarkan di lingkungan yang acap bersinggungan dengan dunia dangdut, penyanyi berusia ABG itu mengaku begitu getol mendalami musik asal Melayu itu. "Saya suka dangdut karena cengkoknya. Sejak umur tiga tahun saya hafal semua lagu dangdut. Diajari Papa.

SEMARANG - Lima orang disc jockey (DJ) akan unjuk kepiawaian dalam "Parade DJ" di Point Pool Semarang, malam ini. DJ Edo, DJ Yuniko (Starqueen), DJ Nino (Lipstick), DJ Adrian (Point Pool), dan DJ Hermawan (Semarang) akan silih berganti beraksi. Acara juga dimeriahkan Deence Band dan Pindan Band serta sexy dan modern dance. (H21-53)

  Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA