| Jumat, 30 Nopember 2007 | NASIONAL |
Pesta Rakyat, Penonton MenggeliatGALIBNYA perhelatan bertajuk Pesta Rakyat, tentu beragam hiburan dipertontonkan. Aneka kemeriahan disajikan. Ya, setidaknya semangat mengusung keingar-bingaran atas nama pesta rakyat itulah, yang ingin ditonjolkan dalam HUT Ke-62 TNI dan Hari Juang Kartika 2007 di Lapangan Simpanglima Semarang, semalam. Sederet penampil disuguhkan dalam konser yang dihadiri Pangdam IV Diponegoro Mayjen Agus Suyitno itu. Dari yang sudah punya nama hingga yang baru merangkak ke jenjang ketenaran. Sebut saja Kerispatih, Kangen Band, T2, Wali Band, Merpati Band, dan penyanyi dandut cilik Juwita. Bisa dibayangkan betapa kegegapgempitaan perhelatan yang juga digawangi Radio Gajahmada FM itu. Lapangan Simpanglima bak lautan manusia. Ribuan orang tumplek blek demi para bintang pujaan yang didaulat menghibur. Kerispatih yang paling dinanti, mendendangkan tembang andalan mereka di antaranya "Untuk Pertama Kali", "Hanya Kau yang Bisa", dan "Memang Ini Jalanku". Sammy (vokalis), Badai (kibor), Arief (gitar), Andika (bas), dan Anton (drum), tahu benar bagaimana mengharubirukan perasaan penonton dengan tembang cinta yang mereka lantunkan. Teriak histeris masih saja berkumandang tatkala Kangen Band dan T2 unjuk kepiawaian dengan tembang-tembang andalam mereka. Kangen Band dengan "Selingkuh" dan Antara Aku, Kau dan Dia". Sedangkan T2 lewat "Oke". Pun halnya Juwita yang cukup memantik bergoyang ketika membawakan tembang dangdut "May be Yes May be No". Namun, untuk Merpati dan Wali Band, penonton belum begitu merespons. Maklum, tanpa menafikan kedua grup tersebut, penonton belumlah kenal betul dengan sosok mereka apalagi tembang-tembangnya. Tapi itu tak jadi soal, suguhan semalam membuat penonton senang tiada kepalang. Mereka menari, berjoget, berteriak, dan jejingkrakan. Ya, di pesta rakyat itu, penonton menggeliat. (Fahmi Z Mardizansyah) |