| Kamis, 29 Nopember 2007 | NASIONAL |
Angin Ribut Patahkan Empat Tiang Listrik
SRAGEN - Hujan gerimis disertai angin ribut terjadi di Kecamatan Ngrampal, Gondang, dan Sambungmacan, sekitar pukul 18.00, kemarin. Hal itu mengakibatkan aliran listrik PLN di tiga kecamatan tersebut padam. Sebab empat tiang listrik PLN yang terbuat dari beton patah di tepi jalan Raya Sragen-Ngawi. Patahnya tiang itu akibat bentangan kabel listriknya tertimpa pohon asam dan cemara berukuran besar. ''Pasokan listrik padam karena kawat transmisi putus,'' tutur Yuli, petugas jaga UPJ PLN Sragen Jalan Kartini. Untuk keperluan memasang tiang listrik dari beton, terpaksa harus mengambil di gudang penyimpanan di APJ PLN Solo. Guna keperluan pemasangan kembali jaringan listrik yang putus diperkirakan baru bisa selesai Kamis dinihari. Sebab APJ PLN Solo memperbaiki kerusakan jaringan pada petang hari, setelah angin ribut reda. Meski suasana gelap gulita karena tidak ada pasokan listrik, kondisi jalan raya lancar. ''Sebab tiang listrik roboh ke sawah, tidak menghalangi jalan raya,'' tambah Yuli yang memantau keadaan setelah terjangan angin ribut. Semua petugas jaga UPJ PLN Sragen, sejumlah petugas DPU, Polsek, dan Kesbanglinmas, terjun ke lokasi yang diduga mengalami terjangan angin ribut. Kepala Kesbanglinmas Sragen Wangsit Sukono SSos MM ketika dihubungi semalam, mengatakan, hingga pukul 19.00 belum ada laporan adanya rumah roboh. Musibah itu dikategorikan rusak ringan. ''Tapi di Desa Bumiaji, Gondang, dilaporkan banyak rumah gentengnya terbang karena disapu angin,'' tuturnya. Di samping itu puluhan pohon tumbang. Setelah angin reda, banyak warga yang semua berlindung di tempat aman mengecek kondisi rumah serta ternak mereka. Tower Ambruk Di Klaten angin puting beliung juga menerjang beberapa desa di empat wilayah kecamatan yakni Delanggu, Juwiring, Wonosari, dan Karangdowo. Di Kecamatan Delanggu angin merusakkan genteng puluhan rumah warga. Selain itu, pohon-pohon juga bertumbangan di jalan desa. Di Jl Yogya-Solo tepatnya di Desa Karang, Kecamatan Delanggu pohon tumbang memacetkan arus dari arah Solo beberapa saat. Angin kencang juga menumbangkan beberapa baliho kecil di pinggir Jl Yogya-Solo. Di Kecamatan Wonosari beberapa tiang telepon roboh akibat kabelnya tertimpa pohon. Di Dusun Banjaran, Desa Kingkang, Kecamatan Wonosari satu tower saluran udara tegangan ekstra tinggi (SUTET) berkekuatan sekitar 150 kilovolt ambruk di areal persawahan. Empat lainnya, tiang bagian atasnya rusak berat dan melengkung. Petugas PLN langsung ke lokasi membenahi tower sekitar pukul 16.30. Kepala Kantor Kesbanglinmas Pemkab Klaten, Drs Eko Medi Sukasto mengatakan tidak ada laporan korban jiwa karena tower itu ambruk di sawah. Untuk tower yang ambruk sudah dibenahi. Akibat ambruknya tower itu kemungkinan akan ada gangguan listrik sepekan untuk sebagian wilayah Kecamatan Wonosari. Di Kecamatan Karangnongko, angin juga membuat dua warga yakni Tarto (35) dan Pawiro (50) terluka akibat tertimpa batang pohon. (nin,H34-62) |