| Selasa, 27 Nopember 2007 | NASIONAL |
Penyakit Dede Disebabkan VirusBANDUNG- Menteri Kesehatan Siti Fadillah Supari kemarin menengok Dede (38), seorang warga yang menderita penyakit kulit dengan pertumbuhan tidak terkendali, terutama di bagian tangan dan kakinya di RS Hasan Sadikin Bandung. Langkah penanganan terhadap warga Kampung Bunder, Desa Tanjung Jaya, Kecamatan Cihampelas, Kabupaten Bandung Barat itu tidak terlepas dari perintah Presiden SBY dan Ibu Ani Yudhoyono. Masih berkaitan dengan perintah tersebut, Dede bahkan sampai harus dijemput di rumahnya untuk dibawa ke RSHS. Sebelumnya, derita yang dialami Dede sudah menarik perhatian banyak pihak. Meski demikian, Menkes menolak anggapan jika pemerintah dianggap terlambat menangani warga yang termasuk kategori miskin. RSHS sudah membentuk tim penanganan khusus dengan melibatkan tenaga dokter ahli. Dokter-dokter ahli yang terlibat di antaranya dari spesialis kulit, penyakit dalam, bedah plastik, rehabilitasi medis, serta psikiatri. "Penyakit kulit cenderung tidak mengancam keselamatan jiwa, tapi lebih ke sisi psikis," tandas Ketua Tim Penanganan Pasien Dede RSHS dokter Rachmat Dinata. Ditambahkan, pasien tersebut pernah menjalani perawatan di RS tersebut 1996-1998 dan akhirnya memilih pulang. Saat itu, derita yang dialami Dede belum separah sekarang. Upaya bedah dilakukan dua kali pada kedua tangan dan muka. Tapi kutilnya tetap tumbuh. Menurut Rachmat Dinata, pasien itu mengalami penyakit epidermo displacia veruciformis dan giant cutaneous horn disebabkan oleh human papiloma virus (HPV). "Secara genetik, hal itu tidak dominan karena kami tidak menemukan saat melakukan pemeriksaan terhadap kerabatnya," katanya.(dwi-60) |