| Selasa, 27 Nopember 2007 | NASIONAL |
JELANG PILGUB 2008Golkar Khawatir Kekuatan PDI-P dan PKBSEMARANG - Partai Golkar tampaknya mulai khawatir pada kekuatan PDI-P dan PKB. Kedua parpol tersebut sama-sama memiliki basis massa kuat. Terbukti dalam Pemilu 2004 lalu, kedua partai itu masing-masing menduduki peringkat pertama dan ketiga. Ketua FPG DPR Priyo Budi Santoso mengatakan, Golkar yang sudah mengusung Bambang Sadono sebagai calon gubernur (cagub) diharapkan bisa memenangkan Pilgub 2008. Karena itu harus benar-benar mengerahkan kekuatan penuh. Termasuk untuk kalangan anggota Dewan asal Jateng pun telah diinstruksikan agar bisa menyosialisasikan calon dari Golkar itu. ''Ada 12 anggota Dewan (DPR dari Partai Golkar-Red) asal Jateng. Semuanya sudah saya minta agar menginstruksikan pada para konstituennya untuk memenangkan Pilgub,'' tandasnya sebelum seminar nasional tentang Pro dan Kontra Calon Independen di Gedung Juang 45, Senin (26/11). Diakui Priyo, kekuatan kelompok nasionalis di Jateng diwakili PDI-P, sedangkan kelompok agamis lebih cenderung ke PKB. Karena itulah sangat tepat jika Moh Adnan dipasangkan dengan Bambang Sadono sebagai calon wakil gubernur. ''Pak Adnan itu kan Ketua PW NU Jateng, yang jumlah massanya sebagian dari jumlah penduduk Jateng. Kalau dari mereka bisa kami arahkan, tentu Golkar bisa memenangkan pilgub,'' lanjutnya. Jateng memang menjadi target tersendiri bagi sebuah pertaruhan untuk menuai prestasi. Secara nasional, kata dia, Golkar sudah bisa memenangkan 39,8 persen pilkada se-Indonesia, diikuti PDI-P di urutan kedua dengan 26 persen. Jamal Mirdad Sementara itu hari pertama pembukaan pendaftaran cagub/cawagub dari PKB, sudah dua bakal calon yang mendaftar. Masing-masing KH Ahmad Zainuri Zain dan Heru Setyobudi. Zainuri datang pertama kali, didampingi seorang dari tim suksesnya. Heru datang bersama tim sukses yang salah satunya artis ibu kota, Jamal Mirdad. Heru memastikan, niatnya maju ke bursa untuk membenahi tiga hal yang dianggapnya penting yakni infrastruktur, pengangguran, dan birokrasi. ''Ketiga itu akan menjadi visi dan misi saya nanti. Untuk bisa maju, saya sudah komunikasikan dengan kiai, termasuk Gus Dur,'' tandasnya. Dukung Djasri Dalam peringatan HUT ke-4 Persatuan Perangkat Desa Jawa Tengah (Pradja) di Simpanglima, Minggu (25/11), Ketua Pradja Sudir Santosa mengatakan, organisasinya menjagokan Bupati Banjarnegara M Djasri sebagai wakil gubernur. ''Ini adalah hasil keputusan bersama pengurus secara kolektif di 29 kabupaten se-Jateng,'' ujar dia. Meski demikian, pihaknya tidak menyediakan0 kendaraan politik bagi Djasri. Djasri yang mendapat dukungan menilai hal itu sebagai amanah. ''Ini adalah amanah yang harus dilaksanakan sebaik-baiknya dengan penuh tanggung jawab.'' Dia siap mendampingi siapa pun calon gubernurnya. ''Sambil jalan kami akan mencari partai mana yang cocok, dengan dibantu Sudir. Kalau ada yang mau ya akan saya jalankan." (H37,H7,J8-62) |