| Senin, 26 Nopember 2007 | OLAHRAGA |
Aksa Kantongi Dukungan Pembalap SeniorJAKARTA- Perang urat saraf semakin memanas menjelang digelarnya Musyawarah Nasional Pengurus Pusat Ikatan Mobil Motor Indonesia (PP IMI) di Semarang, 21-23 Desember mendatang. Dari tiga kandidat ketua umum periode 2007-2011, yakni Juliari Batubara (Ketua Umum PP IMI), Sadikin Aksa (Ketua IMI Sumsel) dan Helmy Sungkar (promotor otomotif), masing- masing telah mengklaim dirinya mengantongi suara dari daerah-daerah. Sadikin Aksa misalnya, mendapat restu dari tokoh senior otomotif Indonesia seperti Soeparto Soejatmo, Herutomo Hernowo, Indrajit Sardjono, Chandra Alim, dan Boy Haryanto. ''Dia masih muda dan atlet reli. Saya kira sangat pas untuk menjadi ketua IMI mendatang. Apalagi dia juga di back-up seniornya, Dolly Indra Nasution. Menurut saya ini cukup bagus,'' kata Soeparto Soejatmo dalam acara silaturahmi Sadikin Aksa dengan para tokoh senior otomotif di Jakarta, Sabtu (24/11). Mantan pengurus PP IMI, Indrajit menyatakan, semua pihak harus fair karena mengelola IMI dalam situasi seperti sekarang tidak gampang. Pihaknya akan mendukung calon ketua umum yang punya niat melakukan perubahan agar IMI ke depannya bisa lebih baik. ''Kalau saya baca program dan pernyataannya tadi, cukup bagus. Hanya, dia harus mensosialisasikan program itu ke semua pengda. Begitu pula jika terpilih nanti, Sadikin harus bisa menjalankan programnya. Jangan cuma di atas kertas,'' tegas mantan ketua Departemen Hubungan Luar Negeri PP IMI itu. Cukup Bagus Boy Haryanto, pereli nasional yang juga mantan pengurus PP IMI menilai, jika dilihat dari luar IMI yang sekarang cukup bagus, terutama beberapa kegiatan olahraganya. Tapi sayang, IMI masih melanggar aturan organisasi. Contohnya Indoprix yang dipromotori langsung oleh PP IMI. Di negera mana pun, tidak ada organisasi yang tampil menjadi promotor. ''Ini jelas menyalahi aturan. IMI harusnya hanya sebagai badan kontrol,'' kata Boy. ''Tadinya saya mengenal Sadikin hanya di reli karena saya juga pereli. Saya menilai dia punya keberanian sangat luar biasa untuk maju menjadi calon ketua umum. Itu perlu kita hargai meski dia masih muda. Programnya bagus. Pesan saya, biarkan yang terbaik terpilih jadi ketua umum,'' imbuh Chandra Alim, pereli dan pembalap yang juga Ketua Asosiasi GT-Car. Dalam kesempatan ini, Sadikin yang akrab disapa Ikin juga menyampaikan visi dan misinya sebagai calon ketua umum PP IMI. Dalam presentasi programnya yang bertajuk ''Keterbukaan yang Solid Bermuara dari Daerah'', dia menyebutkan seluruh Pengda IMI harus diberdayakan maksimal, bukan hanya sebagai pelengkap dari program-program yang diusung pusat. Pemikiran mereka harus didengar dan diberi tempat. ''Saya tidak muluk-muluk. Saya hanya ingin agar organisasi IMI kelak mengutamakan azas keterbukaan, sebagai organisasi yang dinamis dan modern. Tanpa keterbukaan, maka dukungan serta kerja sama yang baik dari semua pihak menjadi tidak optimal," kata Ikin. (wgm-40) |