| Senin, 26 Nopember 2007 | OLAHRAGA |
Hokky Kurang BeruntungBANJARMASIN- Pembalap andalan Jateng, Hokky Krisdianto benar-benar tidak beruntung. Sudah dalam posisi di atas angin untuk merebut titel juara Indoprix 2007, langkahnya tergeser. Bukan oleh pesaing utamanya, M Fadli, melainkan justru oleh Hendriansyah. Hendriansyah (Yogyakarta) menyelamatkan posisi pemimpin klasemen M Fadli dari incaran Hokky di ajang Indoprix 2007 Seri V di Sirkuit Balipat Binuang Kabupaten Tapin, 91 kilometer utara Banjarmasin, kemarin. Pada balapan kelas 4 tak-125 cc, M Fadli (Jakarta) pada putaran pertama sempat merosot karena hanya berhasil finis di posisi kedua setelah Hokky Krisdianto. Fadli, yang hanya unggul sembilan poin atas Hokky, harus maksimal pada race kedua. Jika sampai terjatuh atau tidak mencapai finis, maka sudah dapat dipastikan Hokky yang akan menjadi juara umum Indoprix 2007. Lintasan basah karena hujan ternyata tidak membuat kedua pembalap nasional tersebut mengendorkan kecepatan motornya. Mereka tak peduli meski beberapa pembalap berjatuhan. Pada dua putaran terakhir, Fadli hanya berhasil menduduki peringkat ketiga. Gelarnya akan lepas jika Hokky memimpin race dua. Tetapi pertolongan datang dari pembalap asal Yogya, Hendriansyah, yang menusuk ke barisan pertama sehingga perolehan poin Fadli tertolong. Hokky akhirnya hanya finish di posisi kedua dengan perolehan poin 20. Fadli yang sejak awal menjadi pemimpin klasemen Indoprix 2007 akhirnya terselamatkan. Fadli pun menjadi jawara Indoprix 2007. "Saya sangat berterima kasih dengan Hendriansyah. Jika tidak ada pembalap yang mengalahkan Hokky, saya harus pasrah menduduki urutan kedua nasional," tutur Fadli, pria kelahiran Bogor tersehut. Kejurnas Indoprix 2007 di "Bumi Rahui Rahayu" Tapin diikuti 30 pembalap dari DKI Jaya, Yogya, Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, Bengkulu, Bali, Sumatera Utara, Nanggroe Aceh Darussalam, Riau, Sulawesi Selatan, Kaltim, dan tuan rumah Kalsel. (ant-40) |