| Senin, 26 Nopember 2007 | NASIONAL |
SBY Puji Partai Golkar
JAKARTA - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) memuji Partai Golkar atas komitmennya mendahulukan kepentingan bangsa dibandingkan partai. Pujian itu disampaikan setelah SBY mengetahui tema Rapimnas III Partai Golkar, yakni Berkarya untuk Bangsa. ''Saya setuju dengan tema seperti ini, berkarya untuk bangsa. Jadi, yang pertama untuk bangsa, baru untuk partai politik. Jangan dibalik,'' kata SBY disambut tepuk tangan peserta acara penutupan Rapimnas dan HUT Partai Golkar di arena PRJ Kemayoran Jakarta, Minggu (25/11) malam. Dalam pidatonya, Ketua Umum Partai Golkar Jusuf Kalla menegaskan, harga diri bangsa adalah suatu hal yang mutlak harus dijaga. Harga diri juga harus dibarengi dengan sikap percaya diri. Penghargaan Pada kesempatan itu, Partai Golkar memberikan penghargaan Karya Bakti Utama, di antaranya pada (alm) Jenderal Abdul Haris Nasution, mantan ketua umum Partai Golkar Akbar Tandjung, Hartarto, dan Moerdiono. Selain itu, penghargaan Karya Utama juga diberikan kepada Juara All England delapan kali, Rudi Hartono, Titiek Puspa, (alm) Eddy Sud, dan tokoh pendidikan Arif Rahman. Dalam pernyataan politik yang dibacakan Ketua DPP Syamsul Mu'arif, partai itu menegaskan kembali komitmennya melanggengkan duet SBY-JK hingga 2009. Survei Ditentang Sementara itu, survei yang akan dilakukan Partai Golkar untuk menjaring calon presiden pada Pemilu 2009 terbuka untuk siapa saja, termasuk tokoh politik di luar struktural partai. ''Siapa pun boleh ikut, termasuk SBY (Susilo Bambang Yudhoyono), Hidayat Nurwahid, Soetrisno Bachir, maupun Din Syamsuddin. Bahkan kalangan muda pun bisa,'' kata Sekjen DPP Golkar, Soemarsono . Namun, anggota Dewan Penasihat DPP Partai Golkar Sri Sultan Hamengkubuwono X mengkritik hasil Rapimnas yang mengganti rekrutmen capres dengan cara survei, dengan meninggalkan konvensi. Sebab cara itu tidak bisa menghasilkan pemimpin tapi manajer. ''Disayangkan, rekrutmen capres diganti survei,'' katanya disela-sela acara gerak jalan sehat di Jember Jatim Minggu (25/11). (F4,J22,di-49) | ||||