| Senin, 26 Nopember 2007 | MURIA |
Woro WoroRencana PLTN KontraproduktifJEPARA - Anggota Komisi VII DPR Alvin Lie mengemukakan, rencana pembangunan PLTN dinilai kontraproduktif dengan pesan Pasal 8 UU Nomor 10/1997 tentang Ketenaganukliran. Sesuai dengan pasal itu, ketenteraman masyarakat, terutama di sekitar calon lokasi, menjadi syarat yang tak bisa diabaikan. Karena itu, pemerintah diminta jeli dan arif dalam menempuh kebijakan tersebut. Dia menekankan, salah satu persyaratan sesuai undang-undang tersebut adalah sikap transparan pemerintah kepada masyarakat. "Yang kami tahu, kelak jika PLTN jadi dibangun akan dikelola swasta asing. Kami mempertanyakan bagaimana pengawasan pemerintah terhadap pengelolaan proyek besar itu. Sebaiknya jangan dilakukan karena sangat berisiko." (H15-19) Ansor Berantas Narkoba BLORA - Gerakan Pemuda (GP) Ansor Blora diminta membantu pemerintah melaksanakan tugasnya, khususnya dalam memberikan pembinaan pada generasi muda. Selain itu sebagai organisasi kepemudaan, Ansor didesak turut serta ikut menanggulangi penyalahgunaan narkoba serta penyakit masyarakat lain di kalangan generasi muda. Harapan itu disampaikan Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Daerah (Sekda) Blora Umartono saat membuka Konferensi Cabang (Konfercab) Ansor mewakili Wakil Bupati Yudhi Sancoyo di gedung serbaguna NU Blora, kemarin.(H18-36) Kendala Mitra Penyalur KUDUS - Distribusi minyak goreng bersubsidi ke Kudus masih terus digodok. Disperindagkop menyanggah jika Kudus menolak program tersebut. Hanya sampai sekarang masih ada kesulitan terkait kerja sama dengan mitra penyalur. Pasalnya, saat pelaporan hasil pasar murah minyak goreng, selain disertai kupon penjualan juga harus menyertakan surat keterangan penerima beras miskin (raskin). Dengan begitu berarti penyalurannya harus benar-benar sampai pada pemegang kartu raskin. Padahal, permasalahan penyaluran beras berbeda dari minyak goreng. "Kalau beras kan bisa dipastikan habis karena memang kebutuhan pokok. Lain dengan minyak yang masih tergolong kebutuhan semiprimer," ujar Kepala Disperindagkop Djoko Indratmo melalui Kasi Perdagangan Dalam Negeri Sudiyono, Sabtu (24/11). Menurutnya, permasalahan pembelian minyak goreng bersubsidi tidak bisa dipaksakan kepada warga penerima raskin. Kenyataan itu membuat pengusaha yang menjadi mitra pun keberatan. (H50-36) TMMD Pati Terbaik Se-Jateng PATI - Pelaksanaan TNI Manunggal Masuk Desa (TMMD) oleh Kodim 0718 Pati bersama dinas/instansi terkait dan warga selama 2007, dinilai yang terbaik se-Jawa Tengah. Selain dari sisi jumlah proyek yang dikerjakan, juga peran dan partisipasi masyarakat. Dandim 0718 Pati Letko Inf Sudardji mengemukakan, hal itu bisa dilihat dari peran mereka dalam menghimpun dana swadaya. Karena itu, fisik pekerjaan yang dihasilkan kebanyakan untuk jalan desa dan fasilitas umum lainnya telah sesuai dengan aspirasi masyarakat. TMMD tahap I April lalu baik nasional maupun regional di Desa Sumbersari, Kecamatan Kayen. Sebagai imbangannya, telah dilaksanakan pula di Desa Mojoluhur, Kecamatan Jaken. Partisipasi masyarakat yang desanya menjadi lokasi TMMD, swadaya yang dihimpun rata-rata lumayan, Rp 40 juta -Rp 60 juta, sehingga cakupan pekerjaan yang dihasilkan pun lebih maksimal. Tahap kedua September-Oktober, merupakan TMMD sengkuyung. Dipusatkan di Desa Raci dan Kedalon, Kecamatan Batangan, serta di Desa Tlogosari, Kecamatan Tlogowungu. (ad-36) Jembatan Jetty TPI Diperpanjang REMBANG - Jembatan jetty di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Tasikagung pada akhir tahun ini akan diperpanjang 130 meter. Kepala TPI Suharno mengemukakan, jembatan untuk tambatan kapal itu saat ini 380 meter. "Kami harap pada awal 2008, jembatan jetty 510 meter. Dengan penambahan panjang itu, kapal-kapal di atas 30 GT dapat merapat di TPI Tasikagung," ujar dia. Data TPI Tasikagung menunjukkan, pada 2003 produksi ikan 15.818.728 kg dengan nilai produksi Rp 38.737.833.500. Pada 2006 produksi ikan 24.444.618 kg dengan nilai produksi Rp 71.753.876.100. Dengan demikian, dalam kurun waktu tiga tahun TPI itu produksi meningkat 54,5%. "Dengan penambahan jembatan jetty itu, kami harap kapal dari luar daerah bisa membongkar ikan di TPI Tasikagung," ujarnya. Selain itu, TPI Tasikagung juga menambah sarana pendukung berupa gudang basket dan solar. (H19-69) |