logo SUARA MERDEKA
Line
Senin, 26 Nopember 2007 SEMARANG
Line

Diduga Berniat Curi Jenazah, Dikeroyok

KENDAL- Warga Dukuh Grogol RT 2 RW 5 Desa Magelung, Kecamatan Kaliwungu, Kendal, Sabtu (24/11) dini hari, digemparkan dengan dugaan pencurian jenazah di pemakaman dukuh. Dua pelaku yang diduga akan mencuri mayat, keburu dipergoki warga.

''Pak Suratman meninggal sekitar 15 hari lalu dan dimakamkan di makam Dukuh Grogol, karena tersambar petir ketika berniat mengambil buah nangka muda di kebunnya. Mungkin karena almarhum meninggal Selasa Kliwon, kemudian ada orang yang berniat jahat untuk menggali kuburnya,'' tutur Kamsuri (54), warga RT 2 RW 5 Dukuh Grogol, kemarin.

Ia menceritakan, dugaan pencurian jenazah keburu dipergoki anak sulung almarhum, Mustafin (25) dan beberapa rekannya yang saat itu menjaga makam ayahnya. ''Mustafin curiga ketika mendapat laporan beberapa tetangganya yang mengatakan malam itu akan ada dua orang yang berniat tahlilan di makam ayahnya,'' katanya.

Beberapa tetangga mengetahui hal itu dari cerita sejumlah anak di Dukuh Grogol yang sebelumnya diminta menunjukkan makam Suratman oleh dua orang tak dikenal. ''Usai menunjukkan makam dimaksud, anak-anak itu memperoleh upah Rp 2.000,'' ujarnya.

Telanjang Bulat

Pada malam yang ditunggu itu, Mustafin memutuskan mengawasi makam orang tuanya. Dugaannya tak meleset, karena mereka memergoki dua orang tidak dikenal melakukan aktivitas mencurigakan di sekitar makam. Salah satu dari dua orang tersebut, ketika dipergoki bertelanjang bulat. Mustafin berteriak keras meminta bantuan warga. Dalam waktu singkat, warga berdatangan ke pemakaman.

Warga akhirnya berhasil menangkap dua tersangka yang belakangan diketahui bernama Komari (40) dan Akhiar (30), warga Desa Darupono, Kaliwungu Selatan. Komari ditangkap masih dalam keadaan telanjang bulat.

Sejumlah warga yang tidak dapat menahan emosi, sempat melayangkan pukulan kepada pelaku sebelum akhirnya menyerahkan ke polisi. ''Kemungkinan dua orang itu sedang nglakoni ilmu hitam, karena diminta oleh dukun tertentu,'' ujar beberapa warga Desa Grogol. (G15-37)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Ragam
Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA