logo SUARA MERDEKA
Line
Senin, 26 Nopember 2007 SEMARANG
Line

Gelar Seni Anak Cinta Indonesia

  • Anak Ki Joko Edan Ikut Menyanyi

DUA RATUSAN anak usia pendidikan dini memenuhi pendapa Candi Gedongsongo, Minggu (25/ 11) siang. Dengan balutan aneka busana seni dari sejumlah playgroup dan TK di Kabupaten Semarang, mereka siap menampilkan parade seni yang terbaik.

''Tapi namanya anak-anak, saat latihan bagus, eee..pas tampil ada yang grogi, jadi gerakannya nggak kompak,'' kata seorang guru playgroup.

Meski ada sejumlah kelucuan dalam gerak tari bocah-bocah tersebut, keberanian mereka tampil di muka umum patut diacungi jempol. Ratusan pandang mata yang tertuju padanya adalah tantangan tersendiri bagi mereka. Tak terkecuali bagi Dewi, murid TK Assalamah Ungaran.

Bocah cantik buah hati Ki Dalang Joko Edan dan Nurhana ini tampak berani saat membawakan dua buah lagu anak. Suaranya yang bagus dan sesekali melengking, mengingatkan orang pada suara sang ibu, Nurhana.

Istri Ki Joko dikenal sebagai penyanyi campur sari dan sinden yang cantik dan berkualitas. Dewi segera melangkah menuju tempat duduk ibunya, Nurhana yang kemarin mengenakan jilbab.

Kegiatan yang digelar Cinta Indonesia Production (Cipro) tersebut bekerja sama dengan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Dispartabud). Ni Putu Indari Utami selaku ketua panitia berharap kegiatan ini mampu memacu kreativitas seni anak-anak Indonesia. ''Terlebih, kecintaan anak-anak pada seni tradisional negeri ini mulai menipis. Kami berharap kegiatan ini menjadi penyegaran untuk mereka supaya bisa berkarya,'' terang Putu Indari, kemarin.

Mengenalkan Wisata

Kepala Dispartabud Drs Soeparwadi menjelaskan, pihaknya sangat mendukung event tersebut. Dalam sambutannya, dia mengatakan gelar seni tersebut setidaknya mengenalkan anak-anak Kabupaten Semarang pada obyek wisata Candi Gedongsongo yang terletak di Desa Candi, Kecamatan Bandungan. ''Acara ini kami sambut positif karena berusaha meningkatkan kreativitas anak-anak bangsa. Selain itu, tampil di depan khalayak sangat penting guna membentuk karakter keberanian anak-anak,'' tandasnya.

Tim kreatif Dispartabud Yossiadie BS menjelaskan, kegiatan tersebut bukan merupakan lomba yang menunjuk juara. Acara ini dimaksudkan memberikan wahana bagi anak untuk mengekspresikan kemampuan yang mereka dapatkan dari playgroup dan TK. ''Kegiatan ini hanya gelar seni. Diikuti 12 playgroup dan TK perwakilan dari kecamatan di kabupaten ini,'' tegas dia.

Menurut Yossie, event semacam ini perlu dikembangkan. Karena, pihaknya sangat khawatir dengan berita bahwa narkoba sudah merambah ke anak-anak SD. ''Di kota-kota besar, narkoba sudah disisipkan sebagai bumbu ke jajanan anak-anak SD. Kami sangat miris melihat hal ini. Untuk itu anak-anak sejak dini harus diarahkan pada kegiatan positif,'' papar Yossie.(Rony Yuwono-41)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Ragam
Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA