logo SUARA MERDEKA
Line
Senin, 26 Nopember 2007 SEMARANG
Line

Daerah Endemis Nyamuk Di-fogging

DEMAK- Sejumlah daerah endemis nyamuk aedes aegypti, selama seminggu terakhir di-fogging. Langkah itu dilakukan Polres Demak bersama Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) untuk menekan perkembangan populasi nyamuk yang membawa virus dengue, penyebab demam berdarah. Dalam catatan DKK, ada lima daerah endemis yakni Kecamatan Mranggen, Demak Kota, Sayung, Karanganyarm, dan Bonang.

Selain itu, ada juga beberapa desa di kecamatan lain yang tergolong endemis, seperti Desa Banteng Mati dan Jleper, Kecamatan Mijen.Daerah tersebut menjadi sasaran utama pengasapan. Di samping itu, juga dilakukan penyuluhan kesehatan, kebersihan lingkungan, dan pemberian abate, yakni obat pembasmi jentik nyamuk.

Kemarin tim dari Polres dan DKK mengadakan pengasapan di Desa Banteng Mati, Kecamatan Mijen. Di daerah ini terdapat satu penderita demam berdarah yang masih menjalani rawat inap di puskesmas. Sedangkan enam lainnya sakit dengan gejala menyerupai demam berdarah.Kapolres Demak AKBP Eko Indra Heri ikut mengoperasinalkan alat penyemprot asap ke rumah-rumah warga. Pengasapan dilakukan dari rumah ke rumah, termasuk perkantoran dan gedung sekolah.

Pada tahun-tahun sebelumnya nyamuk itu memang sulit berkembang di air berkapur dan berlumpur seperti di Demak. Namun, setelah beradaptasi cukup lama, mereka bisa bertahan dan berkembang. ''Setidaknya hal itu bisa dilihat dari jumlah kasus demam berdarah yang mengalami kenaikan 100% lebih jika dibandingkan dengan tahun lalu.''

Data Dinas Kesehatan Kabupaten Demak menyebutkan, hingga awal November terdapat 316 kasus DBD. Sedangkan tahun sebelumnya hanya 141 kasus.

Sementara Kepala DKK dokter H Budi Suprijatno mengimbau warga agar menjaga lingkungan sekitarnya dengan langkah 3M, yakni menguras bak mandi, mengubur kaleng-kaleng bekas yang dapat menampung air hujan, dan menutup tempat-tempat air. (H1-37)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Ragam
Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA