| Senin, 26 Nopember 2007 | SEMARANG |
Sepekan, Dua Meninggal TenggelamGROBOGAN- Selama sepekan terakhir dua warga Grobogan dilaporkan meninggal dunia akibat tenggelam. Peristiwa itu terjadi secara terpisah di dua kecamatan. Kasus terakhir menimpa Nenek Nyami, warga Dusun Ngrebo, Desa Kedungrejo, Purwodadi, Jumat (23/11) sekitar pukul 18.00. Menurut keterangan kerabat korban, Sunarti, tenggelamnya Nenek Nyami diketahui setelah seorang warga Mujiyo, bermaksud mandi di sungai, sore itu. ''Korban ketika ditemukan Mujiyo sudah mengambang di permukaan. Waktu itu kedua tangan nenek Nyami menggenggam ikan,'' tutur Sunarti. Dimungkinkan nenek sebatang kara yang tinggal di gubuk reyot pinggiran Sungai Lusi itu, bermaksud menangkap ikan sebelum tenggelam. Kedua ikan yang ditemukan bersama korban membuktikan dugaan tersebut. Nenek Nyahmi hidup sebatang kara setelah ditinggal anak-anaknya pergi mencari nafkah di luar dusun. Dia sering berada di sungai untuk mencari ikan sebagai tambahan lauk pauk. Keterbatasan ekonomi membuat dia harus bersusah payah mencari ikan di sungai. Kelas I SD Selain Nenek Nyami, korban meninggal akibat tenggelam adalah Indah Lestari, warga RT 06 RW 09 Desa Gubug, Kecamatan Gubug. Dia ditemukan tewas di saluran Desa Ginggangtani, Rabu (21/11) siang. Korban kelas I SD tersebut diduga terpeleset ketika mandi di saluran sekunder VIII. Pagi itu korban pamit kepada Ngadimin, ayahnya, untuk pergi ke tempat saudaranya, Ismail, di Desa Ginggangtani, Kecamatan Gubug. Sesampai di desa itu, korban bersama beberapa temannya mandi di saluran sekunder VIII. Tidak lama berselang, datang arus deras dari arah hulu. Korban diperkirakan sudah berusaha menepi ketika air datang, namun bocah tersebut terpeleset dan terbawa arus ke arah hilir.Beberapa teman korban yang melihat kejadian itu langsung berteriak meminta tolong warga sekitar. Pencarian dilakukan dengan menyusuri saluran hingga ke arah hilir. Sekitar empat jam setelah itu, tubuh korban ditemukan di saluran Desa Jeketro dalam kondisi meninggal. Jarak ditemukannya korban dengan tempat tenggelam sekitar dua kilometer. (H41-37) |