| Senin, 26 Nopember 2007 | SEMARANG |
Satu Lagi, Pelaku Pencabulan DiringkusSEMARANG- Dari hasil pengembangan penyelidikan, Unit Jatanras Polwiltabes Semarang kembali meringkus seorang pelaku pencabulan terhadap dua siswi di Semarang. Pelaku adalah Zaenudin (20), warga Dukuan RT 1 RW 3 Kalisari, Sayung, Demak yang tertangkap di rumahnya kemarin, setelah melarikan diri ke Tangerang beberapa waktu lalu. Sebelumnya petugas juga telah menangkap Imron (19), warga Jl Kalisari RT 1 RW 1 Kalisari, Sabtu (10/11) lalu. Kasat Reskrim Polwiltabes AKBP Agus Rohmat SIK SH MHum menyatakan, polisi masih memburu dua tersangka lainn, Ar dan Su. "Penangkapan Zaenudin merupakan hasil pengembangan dari tertangkapnya Imron beberapa waktu lalu," kata Agus saat gelar perkara di Mapolwiltabes, kemarin. Dikatakan, pelaku kabur ke Tangerang. Mendengar kabar Zaenudin kembali ke rumahnya, Kasat Reskrim segera memerintahkan Kanit Jatanras AKP Agus Purwanto untuk melacak. Benar saja, tersangka di rumahnya, petugas pun menangkapnya. Zaenudin mengaku hanya ikut meraba-raba kedua gadis, sebut saja Bunga (14) dan Cinta (14). Karena korban melawan, Su naik pitam dan menampar kedua gadis tersebut. Percobaan perkosaan tersebut terjadi Sabtu (20/10) lalu sekitar pukul 22.00. Kedua gadis bermalam Minggu di Wonderia. Saat mencegat angkot, keempat pemuda yang berboncengan dua motor itu menghampirinya. Mereka menawarkan bantuan berupa mengantar pulang. Namun karena tidak kenal, kedua siswi itu menolaknya. Tidak terima niat baik ditolak, mereka kemudian memaksa kedua gadis tersebut naik motor berboncengan tiga. Bunga dan Cinta diancam akan disakiti dan bahkan dibunuh bila tidak mau ikut mereka. Kedua korban kemudian dibawa ke daerah PAM Kudu di Genuk. Di tempat sepi itulah keduanya coba diperkosa. (H23,H40-18) |