logo SUARA MERDEKA
Line
Minggu, 25 Nopember 2007 NASIONAL
Line

PSIS

Pelita Andalkan Kekompakan Tim

SEMARANG- Datang bukan untuk kalah. Itulah tekad Pelita Jaya Purwakarta ketika menginjakkan kakinya di Semarang untuk menghadapi tuan rumah PSIS. Pelita optimistis menyongsong pertandingan Minggu (25/11) malam ini di Stadion Jatidiri. Kekalahan 0-1 dari Persela Lamongan sudah dilupakan tim asuhan Fandi Ahmad tersebut. Boubacar Keita dkk siap mencuri poin di kandang Mahesa Jenar.

''Pada setiap pertandingan, kami selalu berpikir positif dan optimistis. Begitu pula saat melawan PSIS. Kami datang ke Semarang tentu tidak ingin kalah,'' kata pelatih Fandi Ahmad usai memimpin anak-anak asuhannya mencoba Stadion Jatidiri.

Tim berjuluk Pendekar Gunung Parang itu tidak diperkuat oleh beberapa pemain pilarnya. Di antaranya Jusmadi yang terkena akumulasi kartu kuning, Jajang Mulyana dan Ardan Aras yang memperkuat timnas U-23.

Tanpa tiga pilar, Fandi menyatakan tidak khawatir. Beberapa pemain pengganti sudah disiapkannya. Itu masih ditambah dengan kehadiran M Andik yang dicoret dari timnas U-23 serta Egi Melgiansyah yang baru pulang dari timnas U-19. Tambahan amunisi bisa menghidupkan permainan.

''Untuk mencuri poin, kami tidak mengandalkan pemain bintang, tapi kolektivitas serta kedisiplinan,'' ungkap mantan pemain nasional Singapura yang pernah berbaju Niac Mitra Surabaya itu.

Sebagai tuan rumah, PSIS dinilainya lumayan tangguh. Tim asuhan Sartono Anwar itu bermaterikan pemain yang sudah kenyang pengalaman. Teknik individunya pun tidak disangsikan lagi. Seperti yang dimiliki Julio Lopez. Aksi-aksi pemain asal Cile itu akan diwaspadai.

Selain itu, perubahan posisi M Ridwan dari sayap ke gelandang serang juga dinilai mantan pemain Niac Mitra itu menjadikan serangan Mahesa Jenar lebih bertaji. Dengan kecepatan yang dimilikinya, Ridwan sangat berbahaya jika melakukan penetrasi ke kotak penalti.(H13-40)


Berita Utama | Bincang - Bincang | Semarang | Karikatur | Olahraga
Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA