logo SUARA MERDEKA
Line
Minggu, 25 Nopember 2007 NASIONAL
Line

Tim Kejar Tersangka ke Malaysia

JAKARTA- Tim dari Direktorat IV Tindak Pidana Narkoba dan Kejahatan Teroganisir Mabes Polri mengejar empat tersangka ke Malaysia dan memeriksa oknum bea cukai yang diduga meloloskan barang haram itu.

''Saat ini sedang dikembangkan, dan memeriksa petugas dari Ekspedisi Muatan Kapal Laut (EMKL) dari bea cukai. Dia saat ini masih dimintai keterangan oleh tim,'' ujar Kepala Tim dari Direktorat IV Mabes Polri AKBP Samsu Rijal Mokoagow, Sabtu (24/11).

Menurutnya, sebelum keluar dari Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta, jutaan ekstasi itu mengendap selama dua minggu di pelabuhan. Sebelumnya oknum itu sudah mengetahui isi muatan kapal lewat hasil scan.

Namun, oknum itu tidak memeriksa muatan karena menerima suap dari dua orang penghubung yang merupakan teman dari Steven Law, salah seorang tersangka yang kini buron. ''Setelah mengendap selama dua minggu, oknum itu menyuruh penghubung untuk mengurus semuanya. Setelah nego, barang gak jadi diperiksa,'' kata Samsu.

Seperti diberitakan (SM, 23/11), sekitar satu juta dari rencana dua juta pil ekstasi dari Malaysia masuk ke Indonesia. Oknum dari bea cukai itu diduga meloloskan barang haram itu, setelah disuap Rp 100 juta.

Empat Buron

Selain melakukan pengembangan terhadap oknum bea cukai, kata dia, kini tim berkonsentrasi mengejar empat buron, yaitu Cheong Mun Yau, Diong Chee Meng, dan Steven Law. Ketiganya merupakan warga negara Malaysia. Tersangka lainnya yang juga buron adalah Jet Lie Chandra (istri Monas) yang sudah teratangkap. Menurut Samsu, polisi juga sedang mengejar dua penghubung Steven dengan oknum dari bea cukai.

Mengenai warga negara Malaysia, saat ini sudah ada tim berangkat ke Negeri Jiran itu untuk mengecek rumah mereka di Johor Perak Malaysia. Tim berangkat setelah berkoordinasi dengan pihak interpol Malaysia.

Mengenai Steven, kata dia, tersangka itu Jumat (23/11) malam menghubungi pihak polisi untuk menanyakan kabar Lim yang ditangkap polisi. Dia memastikan apakah apartemennya sudah digeledah. Samsu mengatakan, menurut keterangan Steven, tersangka tersebut akan kembali ke Indonesia. Saat dilacak keberadaannya melalui provider telepon, saat ini Steven berada di Johor.

''Alamat mereka di Malaysia sudah jelas, tinggal ditindaklanjuti,'' tuturnya. Sedangkan Jet Lie Chandra, hingga sekarang masih dilacak. Istri Monas itu warga negara Indonesia tinggal di Jalan Gria Lestari Blok J Nomor 27 Komplek Gria Inti Sentosa Tanjung Priok Jakarta Utara. ''Kami sudah mengecek ke bandara dan di rumahnya, sebuah tempat di kawasan Puncak. Ke bandara memastikan apakah dia sudah lolos atau belum,'' ujarnya.

Mengenai kepastian awal mula ekstasi, yang dimungkinkan berasal dari Belanda, Jerman, atau pun Hong Kong, Samsu mengatakan bisa dicek dari nomor lambung kapal yang mengangkut barang setan itu.(J21-48)


Berita Utama | Bincang - Bincang | Semarang | Karikatur | Olahraga
Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA