logo SUARA MERDEKA
Line
Sabtu, 24 Nopember 2007 NASIONAL
Line

Penganiaya Cliff Muntu Divonis 3 Tahun

SUMEDANG - Dua senior almarhum Cliff Muntu, yakni Fendi Notobuo (21) dan M Amrullah (21) masing-masing dijatuhi hukuman penjara selama tiga tahun dalam kasus kematian praja IPDN asal Sulut itu, 2 April lalu. Vonis tersebut dijatuhkan Majelis Hakim PN Sumedang, sore kemarin.

Dalam amar putusannya, Ketua Majelis Hakim Catur Iriantoro menyatakan kedua terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana seperti diatur dalam Pasal 170 Ayat 1 dan 2 KUHP. Kedua terdakwa di muka umum secara bersama-sama melakukan kekerasan yang menyebabkan matinya orang lain.

Sebelum vonis dibacakan, kedua mantan praja IPDN itu diminta berdiri. Tak lama kemudian suara putusan majelis hakim terdengar.

"Mempidana terdakwa Fendi Notobuo dan M Amrulloh, oleh karena itu, masing-masing penjara selama tiga tahun, dipotong masa tahanan," tandas Catur.

Meski demikian, masih dalam amar putusannya, majelis hakim berpendapat bahwa kasus kematian Cliff Muntu oleh seniornya tidak bisa dibebankan seluruhnya kepada para terdakwa. Seharusnya, ada langkah cepat dan tepat dari pengambil kebijakan terhadap kegiatan wahana bina praja dan ekstrakurikuler lainnya yang membuka kesempatan praja senior melakukan koreksi terhadap yuniornya.

Terdakwa Banding

Tapi hal tersebut tidak ada. Padahal, kata majelis hakim seperti dituturkan Catur, kasus serupa telah terjadi sebelumnya yang berujung kematian praja Eri Rachman (2001) dan Wahyu Hidayat (2003).

"Pemerintah tidak secara cepat melakukan evaluasi dan mereposisi kegiatan tindak kekerasan di lembaga IPDN untuk mencegah terulangnya kembali kasus serupa sehingga awal April jatuh korban praja lainnya. Dengan demikian kejadian tersebut tidak mutlak menjadi kesalahan para terdakwa," katanya.

Usai putusan tersebut, kedua terdakwa mengajukan banding. Sementara pihak jaksa penuntut umum, Harianto Pane menyatakan pikir-pikir. Sebelumnya, mereka menjerat terdakwa dengan Pasal 338 tentang pembunuhan tapi dianggap tidak terpenuhi karena kematian Cliff adalah akibat, bukan sebagai motif. (dwi-62)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA