logo SUARA MERDEKA
Line
Sabtu, 24 Nopember 2007 NASIONAL
Line

DPR Belum Terima Laporan BPK

  • Aliran Dana BI

JAKARTA - Ketua DPR Agung Laksono mengaku belum menerima laporan investigasi Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) terkait aliran dana BI kepada DPR. ''Hingga saat ini pimpinan DPR belum menerima hasil laporan investigasi BPK. Memang ada laporan mengenai aliran dana tersebut namun itu masih umum. Sedangkan laporan yang spesifik mengenai nama dan sebagainya kita belum terima,'' katanya di Gedung DPR Jakarta, Jumat (23/11).

BPK, lanjut Agung, merupakan auditor DPR. Berarti, semua laporan BPK tentang DPR harus disampaikan pada pimpinan dewan. ''Laporan ini nantinya akan dibahas oleh dewan, mana laporan yang membuka peluang untuk dilakukan tindak lanjut berupa investigasi, mana yang tidak,'' tambahnya.

Mengenai permintaan agar DPR memerintahkan BPK untuk melakukan audit dana YPPI, politikus senior Partai Golkar ini menyerahkan sepenuhnya pada Komisi XI. ''Sesuai mekanisme yang ada, permintaan BPK itu harus melalui komisi yang membidangi masalah tersebut, karena pimpinan DPR tidak bisa bertindak sendiri.''

Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar ini mengingatkan, untuk melakukan audit investigasi harus ada dasar keputusan bersama, sekurang-kurangnya di tingkat komisi. ''Tetapi bila Badan Kehormatan (BK) DPR memberikan rekomendasi, tentu akan kita bahas di tingkat rapat pimpinan DPR,'' tandasnya.

Agung juga mengatakan, lambatnya proses penyelidikan yang dilakukan BK jangan dinilai negatif. BK mengalami kesulitan untuk mengusut karena laporan dari LSM juga tidak secara detail dan gamblang.

Seharusnya, bila masyarakat melaporkan sesuatu pada DPR, laporan tersebut harus terbuka dan jelas sehingga memudahkan tindak lanjut dari DPR. ''Selain itu, juga untuk menghindari adanya unsur pesanan dan politis dari laporan itu.''(J22-49)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA