logo SUARA MERDEKA
Line
Jumat, 23 Nopember 2007 NASIONAL
Line

Hamil, Dua Calhaj Boyolali Batal Berangkat


SM/Budi Sarmun S PEMERIKSAAN DOKUMEN : Calon haji perempuan asal Cilacap dari Kloter 16 antre untuk pemeriksaan dokumen dan kesehatan di Asrama Haji Donohudan, Boyolali, kemarin. (57)

BOYOLALI- Fatimah binti Ahmad Sainuri dan Tutik Rahayu binti Hadi Pawiro, dua calon haji (calhaj) asal Boyolali, yang masuk dalam kelompok terbang (kloter) 12 yang sedianya berangkat ke Tanah Suci, Rabu (21/11) lalu, batal diterbangkan. Mereka berdua diketahui hamil saat dilakukan pemeriksaan kesehatan di Asrama Haji Donohudan Boyolali.

"Karena Fatimah dan Tutik hamil, maka dia tidak diperbolehkan berangkat haji demi keselamatan janin yang dikandungnya," kata Humas Embarkasi H Achmad Su'aidi Spd, Kamis (22/11).

Sesuai dengan Surat Keputusan Bersama (SKB) Menteri Agama dan Menteri Kesehatan (Menag dan Menkes) tahun 2000, perempuan yang usia kehamilan 15-26 minggu diperbolehkan menunaikan Rukun Islam kelima (ibadah haji). Tetapi satgas kesehatan terlebih dahulu menyuntikkan vaksin meningitis.

"Khusus calhaj yang mengandung dengan usia janin 0-14 minggu dan 26 minggu ke atas, diminta tidak menunaikan haji karena alasan kesehatan ibu dan bayi dalam kandungan."

Su'aidi mengatakan, secara medis usia kehamilan di bawah 14 minggu sangat rentan terjadi keguguran, apabila melakukan perjalanan udara 30.000-50.000 kaki. Di usia itu posisi janin tidak melekat pada dinding rahim. "Dan penerbangan di atas ketinggian 30.000 kaki, ruang di dalam pesawat minim oksigen (O2). "Hal ini tidak menguntungkan bagi janin yang dikandung."

Bagi perempuan yang usia kandunganya di atas 26 minggu, sangat rawan melahirkan bayinya di Tanah Suci atau di dalam pesawat.

"Tenaga medis yang disediakan hanya untuk mengurusi calhaj dan jumlahnya pun terbatas. Apabila ada calhaj melahirkan di Arab Saudi dan di dalam pesawat dikhawatirkan tidak ada yang mengurusnya," kata Su'aidi.

Pihak embarkasi mencatat adal lima calhaj, dari kolter 1 hingga kloter 12, yang diketahui hamil sebelum berangkat haji.

Memasuki hari keenam, calhaj yang diberangkatkan dari Embarkasi Adisumarmo sebanyak 6.050 dari 15 kloter. Sementara poliklinik haji sudah merekomendasikan empat calhaj yang sakit untuk dirujuk ke Puskesmas atau RSUD Moewardi Surakarta.

Mereka adalah Ny Sri Suliati (39) kolter 4, Yusman (65) asal Kabupaten Grobogan (kloter 14), Dewi Aminah (72) Kabupaten Purworejo (kloter 15), dan Siti Sholehah (69) asal Cilacap (kloter 16). (J5-46)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA