logo SUARA MERDEKA
Line
Jumat, 23 Nopember 2007 SEMARANG
Line

Produktivitas Padi Akan Capai Target P2BN

KENDAL- Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan (Dipertan) Pemkab Kendal, optimis daerahya mampu mencapai target produktivitas padi seperti yang telah ditetapkan dalam program peningkatan produktivitas beras nasional (P2BN). Estimasi itu antara lain didasarkan, karena sebagian besar petani di Kendal telah menggunakan bibit padi unggulan.

''Kami telah menyalurkan bantuan bibit padi unggulan, dan hampir seluruh bibit itu sudah ditanam petani. Produktivitas tanaman padi dengan menggunakan bibit tersebut diperkirakan tinggi,'' kata Kepala Dipertan Ir Asri Dwi Hartadi didampingi Kasubdin Produksi Padi dan Palawija Ir Titin Listyarini di kantornya, kemarin.

Dijelaskan, bibit padi yang disalurkan tersebut merupakan bantuan APBN. Bibit padi unggulan yang disalurkan kepada ratusan kelompok tani di 20 kecamatan itu yakni, 402.950 kg bibit padi nonhibrida seperti C64 dan ciherang, 6.930 kg bibit padi hibrida (intan 2, PP 1 super, dan Bernas Prima).

''Khusus untuk bibit padi hibrida memiliki produktivitas sangat tinggi. Dalam setiap hektare sawah, minimal mampu menghasilkan produksi gabah kering panen (GKP) berkisar 7-8 ton. Adapun, untuk bibit padi nonhibrida berkisar 5-6 ton/ hektare. Perkiraan ini dapat tercapai, jika tanaman padi tidak terserang hama dan bencana alam.''

Bantuan Traktor

Titin menambahkan, penyaluran bibit tersebut diserahkan kepada pihak rekanan, yang telah memenangi proses lelang. Bibit dikirim hingga ketua kelompok tani. ''Bantuan bibit diberikan secara cuma-cuma. Jika ada petani yang dibebani biaya, misalnya, ketika mengambil bibit dari tempat kelompok tani, hal itu di luar kewenangan kami. Tanggung jawab kami adalah mengirim bibit hingga ke ketua kelompok tani.''

Seluruh bibit bantuan tersebut, imbuh dia, harus sudah ditanam akhir Desember. Pasalnya, bantuan bibit termasuk dalam program 2007. ''Mengacu pada program P2BN, daerah Jateng mendapat target untuk memasok produktivitas GKP sebanyak 500.000 ton. Terkait dengan hal itu, Kendal siap memberikan pasokan GKP dalam upaya pencapaian target tersebut.''

Selain bantuan bibit, Dipertan Kendal juga menerima bantuan 28 traktor tangan dari pemerintah pusat, yang nantinya disalurkan kepada sejumlah kelompok tani di daerahnya.

''Ada 28 traktor dan 3 pompa air bantuan APBN yang nantinya disa lurkan kepada petani. Sebanyak 13 traktor di antaranya akan disalurkan dengan cara dibeli kelompok tani,'' ungkap Asri Dwi Hartadi didampingi Kasubdin Usaha Tani Ir Lukito. (G15-16)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA