logo SUARA MERDEKA
Line
Jumat, 23 Nopember 2007 SEMARANG
Line

Fisik Kendaraan Tak Lengkap, Ujian Praktik SIM Ditunda

DEMAK - Dua anggota Satlantas Polres Demak memeriksa kelengkapan fisik sejumlah kendaraan bermotor milik peserta ujian praktik lapangan, kemarin. Hal itu membuat beberapa peserta grogi, karena kebanyakan mereka tidak menyangka akan ada pemeriksaan.

Kelengkapan fisik itu antara lain dua spion kanan dan kiri, ban standar, lampu depan menyala, riting dapat berfungsi serta memakai helm standar. Terhadap yang kurang lengkap, petugas memberitahukan arti pentingnya kelengkapan fisik kendaraan. Petugas juga membantu menggunakan helm secara benar. ''Waduh, maaf Pak spion yang kiri belum saya pasang, tadi kelupaan tertinggal di rumah,'' ujar Wartono (21) warga Karanganyar ketika seorang petugas menunjukkan ketidaklengkapan kendaraannya.

Memang polisi tidak memberi sanksi tertulis atau surat tilang, namun bagi yang tak lengkap tidak diberpolehkan mengikuti ujian paktik. Mereka baru dapat meneruskan, bila melengkapi fisik kendaraannya.Kebijakan seperti itu, menurut Kasatlantas Polres Demak AKP Firman Andreanto untuk mendukung program bulan tertib lalu lintas. Program tersebut untuk mengarahkan pengguna jalan agar disiplin di jalan raya.

''Selama ini berbagai kecalakaan lalu lintas terjadi karena tidak disiplinnya pengguna jalan,'' ungkapnya.Oleh karenanya, disiplin harus diterapkan sejak dini yakni ketika kali pertama mengajukan kepemilikan SIM. Seseorang yang akan memiliki SIM dituntut bukan saja memahami rambu-rambu lalu lintas dan cara berkendaraan yang baik tetapi harus pula menggunakan kendaraan yang sehat dan lengkap. Baik kelengkapan surat-suratnya maupun fisik kendaraan. (H1-16)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA