logo SUARA MERDEKA
Line
Jumat, 23 Nopember 2007 SEMARANG
Line

Sigar Bencah Tanpa Rambu Lalin

  • Rawan Kecelakaan

SEMARANG- Kawasan Sigar Bencah di Tembalang memiliki karakter jalan menurun dan terdapat tikungan tajam sehingga rawan terjadi kecelakaan. Hal tersebut diperparah dengan kondisi jalan yang bergelombang yang juga berbahaya bagi pengendara.

Tidak mengherankan di jalan tersebut seringkali terjadi kecelakaan, baik yang sifatnya materi maupun yang sampai menelan korban jiwa.

Meski sudah berulangkali terjadi kecelakaan yang merenggut nyawa manusia, hingga kini daerah tersebut belum ada rambu-rambu lalu lintas. Satu rambu yang ada di depan Koramil Tembalang pun sifatnya hanya sekadar peringatan bahwa daerah itu rawan kecelakaan. Rambu itu pun lebih terkesan promosi karena pemberian dari sebuah dealer sepeda motor di Semarang.

Herman (47) warga Perumahan Korpri Bulusan menyatakan kecelakaan seringkali terjadi di Sigar Bencah.

"Setahu saya sudah sering terjadi kecelakaan, namun hingga kini belum ada rambu yang menunjukkan arah," tuturnya.

Menurut Herman, seharusnya di turunan maupun tikungan diberi rambu sehingga pengendara yang lewat mengetahui arah.

Orang Luar

Menurutnya, kebanyakan yang mengalami kecelakaan di tempat itu adalah orang-orang di luar wilayah Tembalang.

Hal itu dinilianya wajar karena mereka belum tahu ada tikungan tajam yang berbahaya di tengah turunan.

"Selain tidak ada rambu, di tikungan itu juga tidak ada pembatas. Padahal jurang di sebelah jalan cukup curam dan selama ini jurang itu sudah banyak menelan korban," ungkapnya.

Senada diutarakan Teguh Prasetyo (35) warga Perumahan Puri Dinar Mas yang setiap harinya melewati jalan tersebut.

"Bagi warga Tembalang dan sekitarnya saya kira tidak masalah karena sudah hapal jalan. Tapi bagi pengendara yang baru pertama lewat akan membahayakan," tuturnya.

Pegawai di lingkungan PT KAI itu menyatakan jalan di Sigar Bencah kini sudah semakin ramai karena banyak terdapat perumahan di wilayah tersebut. Apalagi jalan itu kini menjadi jalur alternatif dari Tembalang menuju Pedurungan.

Teguh berharap pihak terkait segera memasang rambu-rambu guna mencegah terjadinya kecelakaan lagi.

"Selain rambu, lampu penerangan di Sigar Bencah juga masih sangat kurang sehingga berbahaya di malam hari. Saya berharap pemerintah memperhatikannya," harapnya.(H23,H40-41)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA