| Jumat, 23 Nopember 2007 | BANYUMAS |
Pinjam Buku pun Harus PesanKOLEKSI buku di perpustakaan umum Purbalingga, dari tahun ke tahun ada penambahan. Setiap tahun, pemerintah telah mengalokasikan dana dari APBD untuk pengembangan koleksi perpustakaan yang lokasinya masih menyatu dengan museum Prof Soegarda Poerbakawatja ini. Diharapkan, dengan adanya penambahan koleksi ini, akan menambah daftar pilihan bagi masyarakat untuk meminjamnya. Mulai dari buku-buku ilmiah, hingga cerita-cerita novel maupun sejarah telah tersedia di sini. "Untuk tahun ini saja, sudah ada sumbangan buku sekitar 524 buah dan pada 2006 lalu juga ada penambahan sekitar 200 koleksi," kata Adi Purwanto, Koordinator UPTD Perpustakaan dan Museum Prof Soegarda Poerbakawatja, belum lama ini. Menurut dia, banyaknya sumbangan ini karena perpustakaan bermanfaat bagi masyarakat luas. "Tak sedikit warga Purwokerto yang datang ke sini untuk meminjam buku. Ini menunjukkan perpusatakaan ini tidak hanya dimanfaatkan oleh masyarakat Purbalingga saja, tetapi juga warga daerah lain," tambahnya. Koleksi Hingga saat ini, jumlah buku yang telah dikoleksi UPTD perpustakaan mencapai 28.000 buah. Jumlah ini belum termasuk alokasi dana untuk penambahan koleksi dari APBD 2007 sebesar Rp 100 juta. "Rencananya, Desember nanti kami akan melakukan pendataan, sehingga Januari kemungkinan sudah bisa masuk ke perpustakaan," jelasnya. Meskipun minat masyarakat untuk mengunjungi sekaligus meminjam buku cukup tinggi, namun sebagian besar lebih menyukai koleksi buku-buku novel dan cerita. Bahkan, khusus koleksi buku Harry Potter, jumlah peminatnya cukup banyak. Akhirnya, tak jarang dari mereka harus rela memesan kepada teman yang kebetulan meminjam koleksi tersebut agar tidak pindah ke orang lain. Buku-buku itu pun menjadi cepat rusak. Karena itulah dibutuhkan dana untuk merawat atau memperbaikinya. (Budi Setyawan-74) |