logo SUARA MERDEKA
Line
Jumat, 23 Nopember 2007 BANYUMAS
Line

Tiga Investor Tertarik Wisata Serayu

BANYUMAS- Sebanyak tiga investor dari dalam dan luar negeri, merayu Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Banyumas (Disparbud) untuk bisa menjadi mitra pembangunan kawasan wisata Serayu River Voyage (SRV).

Permintaan tersebut mengemuka, di tengah keluarnya restu dari Dirjen Pengelolaan Sumber Daya Alam (PSDA) Departemen Pekerjaan Umum. Surat rekomendasi sudah diteken sejak 13 November lalu.

Pimpinan Kegiatan SRV, Descart Sotyo Djatmiko mengatakan, dua investor berasal dari Jakarta, sementara satu lainnya berkebangsaan Kanada.

"Ini berkat pelibatan dan kerjasama semua unsur. Selain itu, Kantor Pelayanan Perizinan dan Investasi juga telah mempermudah proses penanaman modal," katanya.

Menindalanjuti rekomendasi, pihaknya langsung menyusun rencana bisnis. Kajian itu akan memuat perkiraan jumlah pengunjung, besaran pendapatan, modal yang akan dikucurkan, serta prediksi waktu pengembalian modal. Pemkab juga sedang menyiapkan materi kerjasama pemerintah daerah dengan pusat, yang berisi hak dan tanggungjawab pengelolaan Sungai Serayu untuk pariwisata serta konservasi wilayah di sekitarnya.

"Termasuk berapa besar bagi hasil antara Pemkab dengan pemerintah pusat," jelasnya.

Ditambahkan, untuk konservasi lahan dan bantaran di pinggir sungai Serayu, Pemkab segera membuat merencanaan tata ruang dan wilayah . "Agar konservasi mudah, rencana tata ruang harus bagus dan teliti. Sehingga masyarakat dan investor yang ingin berusaha, mengetahui lokasi mana saja yang boleh dibangun," tuturnya.

Sementara itu, SRV juga langsung mendapat sambutan hangat dari masyarakat daerah sekitar aliran Serayu. Mereka baru saja membentuk Paguyuban Masyarakat Pariwisata Serayu (PMPS) yang kini berangotakan 80 orang.

Dana Swadaya

Ketua PMPS, Edy Wahono, bahkan telah merampungkan usaha pengadaan jetski untuk wisata air di Bendung Gerak Serayu. Jetski sempat akan diujicoba saat libur lebaran Oktober silam, namun terkendala faktor perizinan. "Kami selesai membuat dua perahu baru dan membeli empat jetski baru. Semua itu dibiayai dana swadaya masyarakat," ujar tokoh masyarakat Rawalo itu.

Warga bersemangat, karena SRV digadang-gadang bisa mengubah perekonomian masyarakat miskin.(H39-74)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA