logo SUARA MERDEKA
Line
Kamis, 22 Nopember 2007 PANTURA
Line

Korban Diduga Dibawa ke Pemalang

  • Penculikan Bocah Kelas Satu SD

BREBES - Penanganan kasus penculikan bocah kelas I SD Randusanga Wetan 2, Kecamatan Brebes mencatat kemajuan, yakni polisi sudah mengetahui identitas lengkap pelakunya. Saat ini proses penyelidikan masih terus dilakukan dan dikembangkan, bekerja sama dengan Polres Pemalang.

Seperti diberitakan Lovita Riska Ananda (6) siswa kelas satu SD Randusanga Wetan 2, anak pasangan Warsani (30) dan Yulyanti (29) warga Desa Randusanga Wetan Rt 03/Rw 01, Kecamatan Brebes jadi korban penculikan. Pelakunya yang diduga salah satu adik kandung nenek korban, yakni Nurhayati (35) meminta pihak keluarga Lovita memberikan tebusan uang Rp 10 juta. Aksi penculikan dilakukan pelaku, karena kasus jual beli tanah antara orang tua korban dengan pihak pelaku.

Kapolres Brebes AKBP Drs Firli MSi melalui Kasat Reskrim AKP Marsudi Raharjo SH, Rabu (21/11) kemarin menyatakan menyayangkan pihak keluarga korban, karena terlambat melaporkan penculikan kepada polisi. Keluarga korban melapor ke polisi baru pada hari Minggu (18/11) siang. Padahal kejadian penculikan korban oleh pelaku pada Sabtu (17/11). ''Mestinya kalau sudah tahu sampai Sabtu sore korban tidak pulang, keluarganya segera melapor. Sehingga petugas dapat cepat bertindak,'' jelasnya.

Di Pemalang

Kapolres mengatakan saat ini telah mengantongi identitas pelaku dari keterangan yang diperoleh pihaknya. Salah satunya informasi dari para keluarga korban. Sedangkan berdasar keterangan salah seorang keluarga korban, pelaku mempunyai keluarga di Pemalang, dan diduga pelaku membawa Lovita ke sana. Karenanya, Polres Brebes mengembangkan penyelidikan bekerja sama dengan Polres Pemalang. (J16-15)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA