logo SUARA MERDEKA
Line
Kamis, 22 Nopember 2007 OLAHRAGA
Line

Sony Lolos, Simon Kandas

GUANGZHOU- Sony Dwi Kuncoro lolos ke babak kedua turnamen bulu tangkis China Super Series. Kemarin, peringkat tujuh dunia itu menang atas pemain Malaysia Wong Choong Hann 21-11, 12-21, 21-12, di Tianhe Gymnasium, Guangzhou.

Sony membutuhkan waktu 47 menit untuk membalas kekalahannya pada ajang China Masters, Juli lalu. Ketika itu, dia disingkirkan Choong Hann pada babak 16 besar. Setelah tertinggal 1-2 pada awal set pertama, Sony mengumpulkan 12 poin berturut-turut untuk menyamakan kedudukan 10-10. Dia melaju untuk menang 21-11.

Pada set kedua, lawannya yang merupakan pemain veteran itu mampu bangkit. Setelah menyamakan kedudukan 4-4, Choong Hann mencetak delapan angka berturut-turut untuk merebut set kedua.

"Sony kurang berani pada set kedua untuk mengarahkan shuttlecock ke belakang karena keluar terus akibat angin," kata Ketua Bidang Pembinaan Prestasi PB PBSI Lius Pongoh yang mendampingi pemain di Guangzhou.

Selanjutnya Sony akan bertemu pebulu tangkis Korsel Lee Hyun-il. Lee kemarin mengalahkan pemain Malaysia lain, M Roslin Hashim, 21-18, 21-18.

Kejutan

Sony menjadi satu-satunya tunggal putra Indonesia yang tersisa setelah pengunduran diri Taufik Hidayat. Rekannya di Pelatnas Cipayung, Simon Santoso, disingkirkan Peter Gade (Denmark) 19-21, 19-21.

Kekalahan juga dialami ganda putri Jo Novita/Greysia Polii yang langsung menghadapi unggulan kedua asal China Yang Wei/Zhang Jiewen. Mereka kalah 10-21, 10-21, dalam waktu 28 menit.

Kejutan besar terjadi saat pemain nomor satu dunia Lin Dan langsung tersingkir di putaran pertama. Di hadapan publik sendiri, Lin menyerah pada pemain Korsel Park Sung-hwan 21-19, 20-22, 17-21. Lin telah mengumpulkan enam gelar tahun ini, terakhir menjuarai Denmark Terbuka.

"Saya bermain lancar pada set pertama. Namun, sejak set kedua saya mulai tidak tenang," kata Lin.

Ganda putra nomor satu China, Fu Haifeng/Cai Yun, secara mengejutkan juga tumbang dari pasangan Malaysia Mohd Zakry Abdul Latief/Mohd Fairuzizuan Mohd Tazari. Mereka kalah 15-21, 21-18, 17-21. (ant-78)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA