logo SUARA MERDEKA
Line
Kamis, 22 Nopember 2007 OLAHRAGA
Line

Sepuluh Pemain Persikabo Tahan Persija

JAKARTA-Walau harus bermain dengan 10 orang, Persikabo berhasil menahan tuan rumah Persija 2-2 dalam lanjutan kompetisi Liga Djarum Indonesia (LDI) 2007 di Stadion Lebak Bulus, kemarin. Mardiansyah dkk berhasil menyamakan kedudukan, sekalipun dua kali tertinggal.

Gol "Macan Kemayoran" dicetak Abanda Herman pada menit keempat dan Aliyudin menit ke-67. Tim tamu menyamakan kedudukan melalui dua gol striker Rodrigo Santoni pada menit ke-32 dan 77.

"Hasil ini berawal dari persiapan khusus selama 10 hari," kata pelatih Persikabo Suimin Dihardja.

"Sebenarnya kami mempersiapkan diri untuk bisa menang, tetapi satu poin pun tak apa," tambahnya.

Semangat juang dan kedisiplinan menjadi kunci permainan mereka sore itu. "Jelas kami kalah dalam kualitas pemain, tetapi anak-anak tidak ingin menyerah di kandang lawan," tambahnya.

Babak pertama praktis milik Persikabo walau mereka tertinggal 0-1. Gawangnya dibobol bek Abanda Herman, yang menyundul masuk bola umpan Ismed Sofyan saat pertandingan baru berjalan empat menit.

Kartu Merah

Tim tamu juga harus kehilangan seorang pemain. Kiper Fauzi Toldo mendapat kartu merah setelah menjatuhkan Bambang Pamungkas sedikit di luar kotak penalti. Meski bermain dengan sepuluh orang, mereka justru mendominasi lapangan.

Berulang kali striker Rodrigo Santoni mengancam gawang lawan melalui tendangan dan sundulannya. Usaha keras tim tamu akhirnya menemui sasaran pada menit ke-32 ketika Rodrigo menjebol gawang tuan rumah melalui proses yang menawan.

Setelah menerima bola, penyerang asal Argentina itu membalikkan badan mengecoh bek Leonard Tupamahu dan menghujamkan bola ke gawang Evgheny Khamaruk.

Lini tengah anak-anak Jakarta Pusat yang diotaki Robertino Pugliara dan Agus Indra kalah gigih dibandingkan duet Edu Juanda dan Mardiansyah dalam menguasai area vital tersebut. Akibatnya duet penyerang, Bambang dan Aliyudin, kekurangan pasokan bola.

Skor 1-1 bertahan hingga turun minum. Pelatih Persija Serghei Dubrovin berupaya memperkuat lini tengah dengan memasukkan gelandang muda Ramdhani Lestaluhu dan Jordi Kartiko sejak awal babak kedua. Namun, mereka belum juga bisa menembus tembok pertahanan Persikabo yang digalang Seme Patrick.

Padahal, tim tamu tidak menumpuk pemain di belakang untuk mempertahankan skor imbang. Malah mereka berani untuk terus menyerang, walau telah kekurangan satu pemain dibanding lawan.

Daya Serang

Tak ingin membuang peluang merebut tiga poin di kandang sendiri, Dubrovin menambah daya serang dengan memasukkan striker Ruben Cecco menggantikan Ramdhani pada menit ke-65.

Strategi itu terbukti jitu. Dua menit setelah masuk, Cecco memberi umpan terobosan yang berhasil dimanfaatkan penyerang Aliyudin untuk membawa Persija unggul 2-1.

Gol tersebut menjadi gol ke-11 yang dicetak striker mungil itu sepanjang kompetisi musim ini.

Tetapi, anak-anak Kabupaten Bogor menunjukkan semangat luar biasa, walau tertinggal di kandang lawan. Dalam sebuah serangan yang dibangun dengan rapi, pada menit ke-76, Rodrigo Santoni berhasil menyamakan kedudukan dengan memanfaatkan bola umpan Roger Batoum.

Gol tersebut juga menunjukkan betapa rapuhnya lini belakang Persija. Mereka gagal menghalau bola dan Santoni dibiarkan leluasa masuk kotak penalti.

"Kami memang dalam grafik menurun. Kami sudah berusaha untuk menyerang ketika lawan kekurangan satu pemain, tetapi tidak berhasil," ujar asisten pelatih Isman Jasulmei.

"Kami kalah di lini tengah pada pertandingan tadi sehingga sulit membawa bola ke depan," tambahnya Menurut Isman, permainan Bambang Pamungkas dkk. jauh menurun dibandingkan ketika mengalahkan PSM Makassar dalam Copa Indonesia pekan lalu. (ant-22)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA