logo SUARA MERDEKA
Line
Kamis, 22 Nopember 2007 NASIONAL
Line

Waspadai Perubahan Cuaca

  • Arab Saudi Musim Dingin

BOYOLALI - Jamaah calon haji tahun ini diminta mewaspadai perubahan cuaca di Tanah Suci. Apalagi saat ini Arab Saudi memasuki musim dingin. Kondisi cuaca yang cenderung tidak stabil, seringkali menimbulkan persoalan kesehatan pada jamaah Indonesia.

''Cuaca di Makkah dan Madinah memang sering berubah. Kadang panas, tetapi bisa tiba-tiba turun hujan disertai angin. Perubahan cuaca yang kadang ekstrem ini, menjadi persoalan bagi para calhaj kita, yang sebagian besar sudah berusia lanjut,'' kata Humas Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Adisumarmo, H Akhmad Su'aidi SPd, kemarin.

Sesuai perkiraan, musim dingin yang dimulai Oktober lalu bakal mencapai puncaknya pada Desember-Januari dan berakhir Maret. Biasanya pada bulan-bulan itu, jelas dia, angin bertiup kencang. Tidak jarang terjadi badai gurun.

''Pada puncak musim dingin dapat disertai dengan hujan es. Bahkan temperatur kota Makkah dan Madinah mencapai 2 derajat celsius. Perbedaan suhu minimum dan maksimum juga cukup besar. Kelembaban udara relatif rendah bila dibandingkan Indonesia, sekitar 3 sampai 33 derajat celsius,'' kata dia.

Untuk itu, dia mengingatkan agar calhaj mengantisipasi sejak dini, termasuk persiapan fisik. Juga pentingnya peralatan seperti masker, hand sprayer, payung, kacamata hitam, dan jaket.

''Bagi calon haji yang punya penyakit khusus sebaiknya minta keterangan yang jelas tentang kondisi penyakitnya kepada dokter, sehingga bisa mempersiapkan obat-obatan pribadi yang sudah cocok dengan penyakitnya.''

Yang punya penyakit jantung, dia menyarankan agar bersikap tenang. Sebab sangat diperlukan untuk menjaga agar denyut nadi tidak terlalu cepat. ''Untuk asupan, minum maksimal 2 liter sehari, hindari makanan yang mengandung garam seperti roti, biskuit, makanan instan, lemak, dan daging kambing. Perbanyak makan buah dan sayur yang segar.''

Penting diketahui, dari 32.997 calhaj yang diberangkatkan melalui Embarkasi Adisumarmo tahun ini, 52 persennya berusia lebih dari 50 tahun. (G13-62)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA