logo SUARA MERDEKA
Line
Kamis, 22 Nopember 2007 NASIONAL
Line

Muncul Awan Panas, tapi Tak Berbahaya


LAVA PIJAR MERAPI:Lava pijar dengan volume sedang yang keluar dari kawah Gunung Merapi, Rabu (21/11) dini hari terlihat dari Desa Kalitengah Lor, Kelurahan Glagaharjo, Kecamatan Cangkringan, Sleman. Status gunung di perbatasan Jateng dan DIY ini masih dalam kondisi aktif normal. (30)

YOGYAKARTA - Rabu (21/11) dinihari sekitar pukul 12.50, awan panas dan lava pijar tampak keluar dari puncak Gunung Merapi. Namun kondisi tersebut menurut Kepala BPPTK Subandrio tidak berpotensi membahayakan karena memang begitulah karakter Merapi.

''Itu aktivitas yang hanya di permukaan, tidak ada aktivitas baru berdasarkan catatan, juga tak ada gempa vulkanik baru, anomali, semuanya stabil selama ini,'' ungkap dia ketika dihubungi, Rabu.

Fenomena seperti itu menurutnya sudah biasa terjadi karena memang Merapi termasuk gunung api aktif dan tak pernah normal dalam posisi nol. Aktivitas di permukaan yang terlihat kemarin akan berlangsung dalam beberapa hari dan bisa terulang sebulan atau dua bulan mendatang. Kondisi demikian terjadi karena curah hujan lebat mengikis puncak mengakibatkan guguran dan menyebabkan keluarnya lava pijar dan awan panas atau wedhus gembel.

''Karena aktivitasnya yang stabil, kami menurunkan statusnya menjadi normal. Itu sudah berlangsung sejak seminggu lalu. Jadi, masyarakat tak perlu khawatir, memang begitulah Merapi, aktif normal, tak bisa normal sama sekali,'' tandasnya.(D19-62)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA