| Kamis, 22 Nopember 2007 | NASIONAL |
Kemenangan Dibutuhkan jika Ingin Masuk Superliga
SEMARANG- Laga lawan Persita Tangerang di Stadion Jatidiri sore ini pukul 15.30, sangat berarti bagi PSIS. Selain butuh kemenangan untuk melapangkan jalan ke Superliga, partai tersebut juga sebagai ajang pembuktian pasukan Mahesa Jenar tetap fight, meski saat ini terkendala masalah dana. ''Pemain harus tunjukkan permainan terbaiknya. Wajar jika laga kandang ini sangat penting bagi kami,'' ungkap Manajer Teknik Setyo Agung Nugroho. Untuk sisa musim ini, permintaan dana dari APBD perubahan Kota Semarang sebesar Rp 3,1 miliar ditolak Dewan. Sebelumnya, dalam APBD murni, pasukan Mahesa Jenar telah mendapat Rp 14,4 miliar. Posisi Julio Lopez cs sekarang berada di peringkat 12 dengan nilai 38. Jika berhasil mendulang tiga poin, pasukan ''Mahesa Jenar'' akan kembali masuk ke zona Superliga. Namun, kalau seri atau kalah, peluang menembus Superliga akan semakin berat. Pelatih Sartono Anwar menginginkan anak-anak asuhannya main fight, tenang, dan percaya diri saat menjamu tim asuhan Benny Dollo. ''Dalam pertandingan 2 X 45 menit, apa pun bisa terjadi. Itu harus disikapi dengan permainan yang konsisten dan kerja keras dari pemain. Kami ingin poin penuh di kandang,'' tegasnya. Pulih Kondisi PSIS jelang big match lawan ''Pendekar Cisadane'', cukup bagus. Julio Lopez dan Didier Koutouzi yang mengalami cedera, sudah pulih. Itu akan membuat lini depan semakin tajam dan lini belakang kokoh. Hanya, di laga tersebut PSIS tidak diperkuat Kahudi dan Marthen Tao. Mereka terkena akumulasi kartu kuning. Namun, permasalahan di lini tengah itu juga bisa diatasi. Ayah bek Persib Nova Ariyanto itu sudah menyiapkan Bangun Permana, Modestus Setiawan, M Ridwan, dan Khusnul Yaqien untuk menggantikan posisi Kahudi dan Marten. Siapa yang akan dijadikan starter di partai tersebut, tergantung kesiapan kondisi mereka. ''Bangun merupakan pemain muda. Namun, jika diturunkan sebagai starter, dia harus siap. Kami butuh gelandang pekerja, yang bisa menyerang dan bertahan sama baiknya di laga ini,'' kata mantan pelatih Persikab Kabupaten Bandung. Lebih lanjut Sartono mengakui tim tamu yang diarsiteki Benny Dollo, sangat tangguh. Kekuatan mereka merata di semua lini. Namun, pemain-pemain lini depan dan tengah mereka dinilai sangat solid. ''Saya sudah kenal lama Benny Dollo. Karakternya keras dan disiplin. Itu juga terbawa dalam karakter timnya,'' tuturnya. Sementara itu Joao Carlos juga mengakui pelatih yang akrab disapa Bendol itu sangat jitu dalam meracik taktik dan strategi. Pemain asal Brasil tersebut pernah merasakan tangan dingin Benny saat di Arema Malang. ''Pak Benny biasanya mengandalkan pressing ketat. Selain itu, pemain yang menonjol di tim lawan akan mendapat pengawalan ekstra. Itu cirinya,'' tandas Joao. Pertandingan PSIS lawan Persita digelar pada pukul 15.30. Sedangkan masyarakat yang tidak bisa melihat langsung di Stadion Jatidiri, bisa menyaksikan pertandingan tunda yang disiarkan antv pada pukul 18.30. (H13-22) | ||||