logo SUARA MERDEKA
Line
Kamis, 22 Nopember 2007 MURIA
Line

Raskin Banyak Dijual di Pasar

  • Umumnya dari Warga Mampu

REMBANG - Beras untuk keluarga miskin (raskin) dijual sejumlah pedagang beras di Pasar Kota. Pedagang beras mengaku mendapatkan dari warga yang menjualnya. "Harga beli dari warga pokoknya lebih dari Rp 1.000/kg. Kami menjual kembali dengan harga tak kurang dari Rp 3.800/kg," ujar seorang pedagang, kemarin.

Pedagang lain menyebutkan, kebanyakan warga menjual raskin untuk dibelikan beras yang mutunya lebih baik. "Kualitas raskin Rembang sekarang memang kurang bagus. Karena itu, warga banyak yang kemudian menjualnya untuk membeli beras yang lebih bagus," tutur pedagang yang tak mau disebutkan namanya itu.

Secara terpisah, staf Bagian Perekonomian Pemkab yang mengurusi raskin Edi Handoyo mengutarakan, sangat menyayangkan aksi penjualan raskin tersebut. "Seharusnya beras itu untuk dipakai warga miskin dan tidak untuk dijual kembali. Karena tujuannya adalah untuk meringankan beban warga. Namun jika mereka kemudian menjualnya kembali, kami hanya bisa menyayangkan," ucap dia.

Warga Mampu

Dia menyebutkan, yang menjual raskin biasanya warga mampu tetapi tetap menerima jatah. Dia menekankan, saat ini tengah menyiapkan mekanisme yang lebih ketat agar warga mampu tidak lagi menerima raskin.

"Ada sembilan tahapan yang kami rancang agar raskin nantinya benar-benar hanya diterima warga yang membutuhkan. Salah satunya lebih memaksimalkan peran musyawarah desa untuk menyeleksi warga penerima raskin," ujarnya.

Hal senada juga diungkapkan M Suyudi, Sekretaris Asosiasi Kontraktor Gabah Dolog Rembang. "Warga mampu seharusnya tahu diri dan tidak usah memaksakan menerima raskin," katanya.

Suyudi menekankan, mutu raskin sebenarnya cukup layak konsumsi. "Beras produksi Rembang saat ini memang agak ngedop (kusam-Red). Namun, kualitasnya sebenarnya cukup bagus dan layak konsumsi." (H19-69)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA