logo SUARA MERDEKA
Line
Kamis, 22 Nopember 2007 SEMARANG
Line

Dikritik, Rehab Total Rumah Dinas Ketua DPRD

KENDAL -Pemugaran rumah dinas Ketua DPRD Kendal di Jalan Notomudigdo, dengan dana APBD 2007 sebesar Rp 677 juta, menuai kritik. Mengingat tahun 2006 rumah di sebelah timur lapangan Alun-alun itu sudah direhab dengan dana Rp 100 juta.

Rumah dinas tersebut masih terbilang cukup bagus, meski diakui jauh dari kesan mewah. Namun, bangunan yang masih sangat layak huni itu dirobohkan total, selanjutnya dibangun baru lewat proyek peningkatan sarana dan prasarana Sekretariat DPRD.

Ketua DPD PAN Drs Cahyanto mengungkapkan, saat ini masih banyak gedung SD yang rusak, juga puskesmas dan berbagai sarana publik lainnya yang perlu diperbaiki. Menurut dia, itulah yang seharusnya menjadi prioritas para pengambil keputusan.

"Para pengambil keputusan perlu mengasah kepekaan sosialnya. Sehingga dalam memutuskan sesuatu senantiasa memperhatikan skala prioritas," kata dia. Kritik juga datang dari Drs Rahmad Da'wah, mantan "vokalis" DPRD 1999-2004. Dia mengatakan, para wakil rakyat tidak memiliki "sense of crisis". Karena perjuangan mereka masih berkutat di seputar kebutuhan dasar mereka sendiri. "Bagaimana mungkin memperjuangkan rakyat, kalau yang dipikirkan hanya kebutuhan dasar sendiri," kata dia.

Masalah itu juga menjadi "rerasan" di kalangan arus bawah PNS. Ada yang mengungkapkan, tahun 2006 lalu rumah tersebut mendapat dana rehab Rp 100 juta. Waktu itu pekerjaan yang dilakukan tak seberapa, hanya membangun teras belakang beratapkan asbes dan menambah satu ruangan kecil. "Coba kalau pekerjaan tahun 2006 itu diaudit, lalu mana buktinya. Tapi para anggota DPRD kalau menyangkut kepentingan sendiri diam saja," kata pegawai yang keberatan disebut namanya.

Sudarso dari LSM Kendilwesi mengritik cara kerja Setwan, yang disebutnya tak profesional. "Tahun 2006 sudah mendapat dana rehab Rp 100 juta, tapi tahun 2007 bangunan dirobohkan. Itu bukti kerja yang tidak profesional, karena perencanaan tidak jauh ke depan," kata dia.

Sekretaris DPRD (Sekwan) Edy Suparno menjelaskan, rehab yang sekarang diusulkan kalangan anggota DPRD. Sekretariat kemudian menindaklanjuti, karena beberapa bagian rumah tersebut sudah banyak yang kropos, dan jika hujan banyak yang bocor. (C23-16)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA