| Kamis, 22 Nopember 2007 | SEMARANG |
Identitas dan Foto Tersangka Disebar
KENDAL- Upaya pengejaran dan penangkapan dua tersangka dugaan penculikan Wiwin Hidayah (12), siswi kelas IV SD Negeri Bangunsari Patebon, masih dilakukan polisi. Antara lain dengan memberikan identitas dan foto tersangka ke sejumlah polsek. ''Kami optimistis dapat menangkap dua tersangka penculik Wiwin Hidayah, yaitu Ahrizal alias Rizal (42) dan istrinya Rahmani alias Anik (18). Foto dan identitas mereka telah kami berikan ke sejumlah polsek, khususnya Polsek Salam dan polsek lain di jajaran Polres Magelang,'' ungkap Kapolres Kendal AKBP Tjahyono Prawoto SH MM melalui Kapolsek Patebon AKP Budi Harsono, kemarin. Dia menjelaskan, foto dan identitas tersangka sebelumnya juga telah diedarkan ke sejumlah lokasi. Antara lain, kepada petugas terminal bus di Kota Semarang, Yogyakarta, dan Pekalongan. ''Serta petugas stasiun kereta api di Kota Semarang. Langkah ini bertujuan untuk mempersempit ruang gerak tersangka. Jika mereka bepergian menggunakan angkutan umum, diharapkan akan diketahui petugas,'' ungkapnya. Pekerjaan Rumah Seperti diberitakan, Wiwin Hidayah menjadi korban penculikan pasangan suami-istri selama 15 hari sejak Minggu (4/11) hingga Senin (19/11). Dalam waktu itu korban diajak hidup menggelandang dari Semarang hingga wilayah Kecamatan Salam, Sleman. Wiwin akhirnya berhasil kabur ketika ditinggal sendiri di bawah jembatan Krasak, Sleman. ''Kasus ini menjadi pekerjaan rumah bagi kami. Kami akan bekerja keras secepatnya mengungkap kasus ini bekerja sama dengan kepolisian lain,'' tandas Budi. Dia menambahkan, dalam waktu dekat pihaknya belum melakukan pengejaran, karena masih berkonsentrasi pada pengamanan pemilihan kepala desa (pilkades) di Patebon. ''Besok (Kamis, 21/11) pagi ada enam desa yang menggelar pilkades secara serentak. Untuk sementara waktu kami berkonsentrasi ke sana. Seusai kegiatan tersebut, kami akan melanjutkan pengejaran terhadap tersangka penculikan.'' (G15-37) |