logo SUARA MERDEKA
Line
Kamis, 22 Nopember 2007 SEMARANG
Line

Ditawari Rolex, Rp 22 Juta Bablas

SEMARANG- Penipuan dengan modus transaksi jual beli jam tangan Rolex palsu menimpa Natalia (32), warga Jl Anggrek I Semarang, Rabu (21/11) sekitar pukul 10.30, di pusat grosir Makro Jl Majapahit.

Akibatnya, uang Rp 22 juta dan dua buah telepon selular Nokia 7610 dan Hi-Tec H38 milik korban dibawa kabur pelaku. Sementara, korban hanya diganti dengan satu jam tangan merek Rolex yang dipastikan palsu. Ditengarai, saat beraksi pelaku menggunakan ilmu gendam hingga korban percaya begitu saja apa yang mereka katakan. Kepada petugas Sentra Pelayanan Kepolisian (SPK) Mapolwiltabes Semarang, Natalia menuturkan, kejadian tersebut bermula saat dia hendak berbelanja di Makro.

Sesampainya di depan pintu masuk grosir itu, datang seorang pria tak dikenal yang berpura-pura meminjam pulpen. Kepada korban, pria bertubuh gemuk, kulit sawo matang, dan berlogat melayu, itu mengenalkan diri dengan nama Michael Yap.

Pria itu mengajak ngobrol korban beberapa menit. Dia juga mengaku kerja sebagai anak buah kapal. Selang berapa saat, datang pria lagi berperawakan sedang, berkulit putih, dan juga berlogat melayu. Sepengetahuan korban, pria tersebut menawarkan jam tangan Rolex kepada Michael Yap. Mereka terlibat transaksi. "Katanya jam tangan itu berlapis emas," ungkap Natalia.

Dibatheni

Pelaku berperawakan sedang juga menawarkan jam tangan Rolex kepada korban. "Katanya kalau jam itu saya beli, orang tersebut akan membeli lagi dengan harga lebih tinggi. Saya mau dibatheni (diberi keuntungan-red)," kata Natalia.

Karena dipengaruhi ilmu gendam, korban tertarik membeli jam tersebut. Seketika itu juga korban mentransfer uang Rp 22 juta ke rekening yang diberi pelaku dari sebuah ATM yang ada di sekitar lokasi. Ketika korban ke luar ruang ATM, ternyata kedua pelaku sudah menghilang. Tak hanya itu, korban pun menyerahkan dua telepon selularnya. (H21,D12-18)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA