logo SUARA MERDEKA
Line
Kamis, 22 Nopember 2007 INTERNASIONAL
Line

Sabtu, Musharraf Mundur dari Militer

ISLAMABAD - Jaksa Agung Pakistan kemarin mengatakan Presiden Pervez Musharraf akan mengumumkan mundur dari militer dan dilantik sebagai presiden Sabtu (23/11). ''Pengumuman soal itu kemungkinan pada Sabtu pekan ini. Saya tahu sikap presiden. Dia pasti menghormati komitmennya,'' kata Jaksa Agung Malik Mohammed Qayyum.

Sementara itu, partai-partai oposisi kemarin mulai ragu-ragu mengenai rencana memboikot pemilihan umum Pakistan. Padahal sebelumnya mereka lantang menyatakan tidak akan ambil bagian dalam pesta demokrasi itu, apabila status darurat tidak dicabut.

Di lain pihak, pemerintah bersikap makin lunak. Pemerintah membebaskan lagi ratusan aktivis oposan di seantero Pakistan, kemarin. Pada saat yang sama, Musharraf pulang dari lawatan ke Arab Saudi untuk merundingkan masa depan mantan perdana menteri Nawaz Sharif.

Sejumlah pejabat Saudi mengatakan telah ada upaya-upaya untuk mempertemukan Musharraf dengan musuh bebuyutannya tersebut. Musharraf menggulingkan Sharif melalui kudeta pada 1999.

Seorang pejabat Pakistan mengatakan, Musharraf berupaya mencegah Sharif pulang ke Pakistan sebelum pemilu Januari. Partai Sharif menyatakan mantan perdana menteri itu menolak bertemu dengan Jenderal Musharraf.

''Sharif kukuh dengan komitmennya untuk tidak berunding dengan seorang diktator militer,'' kata Raja Zafarul Haq, ketua Partai Liga Muslim Pakistan.

Kendati ratusan aktivis dibebaskan, penangkapan terhadap pembangkang masih saja berlangsung. Wajihuddin Ahmed, mantan hakim agung yang menjadi saingan Musharraf dalam pemilihan presiden Oktober lalu, dijebloskan ke dalam tahanan di Islamabad bersama pengacara oposisi Athar Minallah.(ap-ben-26)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA