logo SUARA MERDEKA
Line
Kamis, 22 Nopember 2007 BUDAYA
Line

Jak Jazz 2007 Lebih Artistik

JAKARTA-Jak Jazz 2007 yang mengusung tema besar "Paint the Town Jazz" diharapkan menjadi festival musik internasional yang artistik. Menurut Idang Rasjidi, kurator pentas tahunan tersebut, dengan melibatkan para musisi kelas dunia dan diharmonisasikan dengan tampilnya para jawara jazz Tanah Air, keartistikan festival kali ini akan semakin kentara. "Jika Java Jazz lebih menekankan pada industrinya, di Jak Jazz lebih pada artistiknya," kata Idang membandingkan karakter dua festival muzik jazz besar di Indonesia.

Meski lebih artistik, imbuh penyanyi Syaharani, kondisi tersebut tidak mengurangi kesemarakan warna para penampil yang akan mempertunjukkan kebolehannya mulai Jumat besok hingga Minggu (25/11).

Menurut Syaharani yang akan tampil bersama The Queenfireworks, hampir semua jenis aliran jazz akan dihadirkan dalam Jak Jazz 2007. Dari yang berbau pop, hip hop, tradisional, modern, rock n' roll, hingga pure jazz.

Festival yang telah bergulir mulai 1998 itu, antara lain akan dimarakkan dengan kehadiran musisi dunia seperti Bill Sharpe (Shakatak) & Geography, Monday Michiru, Spyro Gyra, Kool and the Gang, Don Grusin & The Bad Boys, dan Curtis King yang semuanya berasal dari Amerika Serikat.

Selanjutnya ada pula Carmen Bradford & Rani Singam (Singapura), Shinoya Satoru, Tetsuo Sakurai (Jepang), Ze Paulo Becker & Bernardo Aguiar (Brasil), Pierrick Pedron (Prancis), dan Joona Toivanen Trio (Finlandia).

Jawara Indonesia

Sedangkan jawara Indonesia yang telah diakui namanya di tingkat dunia seperti Ireng Maulana, Bubi Chen, Dwiki Dharmawan & The Next Generation, Idang Rasjidi & The Next Generation dipastikan akan memberikan penghiburan kepada pencintanya. Beberapa nama lain juga akan tampil, seperti Barry Likumahua Project, Elfa's Big Band & Voices, Balawan Trio, Pra-Indra-Gilang, Kiboud Maulana, dan masih banyak nama lainnya.

Para musisi jazz muda berbakat seperti Maliq & D'essentials, Parkdrive, Tompi & Groovology, Andien, Rieke Roeslan & Trobadours, dan Clorophyl juga diberikan tempat di Jak Jazz 2007.

Sementara komunitas jazz yang mendapatkan kesempatan untuk membawa musisinya bermain di festival ini antara lain komunitas Jajan Jazz BSD dan Beben Kuartet (Kemayoran Jakarta).

Ada juga perwakilan universitas seperti Bunis Jazz Society dan Jakarta Drum School, serta para pemenang Jazz Audition di empat kota yang terdiri atas Setia Kawan Band (Yogyakarta), Sunrise dan Cherrie Amor (Jakarta), Konzep (Surabaya), dan 4:00 am (Bandung).

Ireng Maulana sebagai penggagas dan motor Jak Jazz 2007 mengatakan, tujuh panggung akan tersebar di lokasi Istora Senayan. Pentas didukung kekuatan tata suara 150.000 watt dan pencahayaan 500.000 watt.

"Saya jamin ada pengalaman menikmati jazz dalam festival kali ini," kata Ireng.

Curtis King dan Shionoyo Satoru yang hadir dalam temu wartawan menyatakan kebanggaan dan menjanjikan akan memberikan kejutan dalam festival yang disponsori Dji Sam Soe Super Premium ini.

"Terlalu banyak festival jazz di dunia dan Jak Jazz adalah salah satu yang berbobot yang banyak diincar musisi untuk tampil di dalamnya," kata Curtis King. (G20-45)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA