logo SUARA MERDEKA
Line
Kamis, 22 Nopember 2007 BANYUMAS
Line

Pestane Wong Banyumas 2008-2013

Mardjoko Akan Tata Alun-alun

  • Kunjungi Suara Banyumas

PURWOKERTO - Agar kota Purwokerto tampak indah, tertib, aman dan nyaman maka keberadaan pedagang kaki lima (PKL) yang bertebaran di penjuru kota ini harus ditertibkan. Memindah PKL bukan pekerjaan mudah, karena menyangkut nasib dan masalah kehidupan sosial ekonomi.

''Sebelum PKL dipindah, kita buatkan tempat lebih dahulu untuk menampungnya. Jika mereka digusur tanpa ditempatkan di lokasi yang layak pasti akan melakukan perlawanan,''kata calon Bupati Mardjoko didampingi Achmad Husein ketika mengunjungi kantor Suara Merdeka Suara Banyumas di Jl Ragasemangsang, Purwokerto, kemarin.

Menggusur begitu saja kehadiran PKL di Kota Purwokerto, sama saja menebar masalah. Kehadiran mereka di tempat-tempat yang selama ini mereka huni tujuannya hanya satu, yaitu mencari makan.''Kalau saya nanti terpilih menjadi bupati PKL di alun-alun kota dan PKL di sepanjang Jl Sudirman akan dipindah ke tempat yang lebih layak,''jelasnya.

Secara berseloroh dia menyebutkan, mahluk gaib seperti setan atau jin biasanya mau dipindah dari sebuah rumah yang dia huni bertahun-tahun saja ada syaratnya. ''Biasanya jin itu mau dipindah dari tempat dia mangkal kalau ditempatkan di suatu tempat yang cocok. Kalau dulu tempatnya di rumah bisa jadi minta dipindah di pohon asem,''ujarnya.

Kehadiran PKL di alun-alun kota dan di Jl Sudirman memang membuat kota ini tampak kumuh, dan tidak tertata rapi. Sebuah kota akan tampak maju bila bersih, nyaman dan aman. Alun-alun akan ditata agar tampak indah.

Mardjoko mengaku belum melihat lokasi yang tepat untuk menampung semua PKL yang mangkal di Jl Sudirman, dan di sejumlah tempat setrategis. (G22,in-55)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA