| Rabu, 21 Nopember 2007 | OLAHRAGA |
Brasil Hadapi Lawan SulitRIO DE JANEIRO - Meski akan bertanding di depan pendukungnya sendiri, perjuangan berat harus dihadapi Brasil. Juara dunia lima kali yang baru meraih sekali menang dan dua imbang itu ditantang Uruguay. Uruguay yang ditukangi Oscar Tabarez, punya rekor bagus jika menghadapi Tim Samba. Pada pertemuan terakhir, Brasil ditahan 3-3. Pasukan Tabarez akan jumpa Kaka cs di Sao Paulo, Kamis pagi besok WIB, dengan modal hasil imbang 2-2 melawan Cile. Sementara dalam partai ketiga kualifikasi Piala Dunia 2010 Zona Amerika Selatan, Minggu lalu, Brasil ditahan Peru 1-1. "Kualifikasi ini semakin sulit dan sulit. Namun, berada dalam posisi ini adalah normal. Ini baru permulaan," kata Pelatih Brasil Dunga, kemarin. Belum Konsisten Penampilan Kaka cs memang belum konsisten. Kendati begitu, Dunga tak khawatir. Dia optimistis ketajaman timnya akan kembali pada saat menjamu Uruguay. ''Kami memang belum mantap, tapi masa untuk itu akan segera terwujud,'' ungkap pengganti Carlos Alberto Parreira ini. Di bawah asuhan Dunga, Brasil berhasil memenangi Piala Amerika 2007. Uniknya, sukses itu justru berawal dari start buruk. Tabarez, yang timnya mengemas empat poin dari tiga pertandingan, menilai Brasil lebih kuat dibanding Diego Lugano cs. Namun, mantan allenatore AC Milan tersebut berjanji tak mau menjadi bulan-bulanan di Sao Paulo. ''Melawan Brasil, kami harus tampil dengan ekstradisiplin. Semua lini harus bekerja keras, terutama barisan belakang,'' ujar Tabarez. Kekuatan Uruguay sekarang bertumpu pada beberapa pemain muda. Di lini depan, Tabarez mengandalkan striker muda yang kini membela Ajax Amsterdam, Luis Suarez. Di lapangan tengah ada Walter Gargano (Napoli). Sementara barisan pertahanan masih bertumpu pada Diego Lugano yang akan ditemani Diego Godin. (rtr,A7-31) |