| Rabu, 21 Nopember 2007 | OLAHRAGA |
Pemain Diminta Serius dalam Uji Coba
JEPARA-Para pemain Persijap diminta serius ketika menjamu Persis Solo dalam pertandingan uji coba di Stadion Kamal Djunaidi, Jepara, sore ini. Bagi Persijap, laga itu digelar untuk mengevaluasi total persiapan tim sebelum menghadapi PKT Bontang dan Persiba Balikpapan pada kompetisi liga, Desember mendatang. Misi yang sama diemban Persis, karena juga bakal menghadapi dua tim Kaltim tersebut. ''Ini pertandingan uji coba yang sangat strategis untuk berbenah. Kami berharap pemain serius menjalaninya, seperti tampil dalam pertandingan resmi,'' kata Asisten Manajer Bidang Teknik, Yuli Susanto, kemarin. Dia menekankan, jika para personel tidak memiliki misi menampilkan permainan terbaiknya, maka akan menyulitkan tim pelatih dalam mengevaluasi. Libur selama sekitar satu setengah bulan, di satu sisi memberikan keuntungan pada persiapan tim, namun di sisi lain juga bisa menyurutkan naluri bertanding, koordinasi, dan persoalan mental akibat faktor kejenuhan. Pergantian Jika penampilan nanti dijadikan parameter kesiapan tim, maka pemain sudah seharusnya menjalani dengan sepenuh hati. Pertandingan melawan dua kesebelasan Kaltim itu akan lebih berat, paling tidak dari sisi posisi sebagai tamu. Pelatih Yudi Suryata akan memanfaatkan uji coba untuk menurunkan para pemain pilar yang diproyeksikan menjadi starting line up maupun para pemain lapis kedua. Kesiapan sektor sayap kanan yang kemungkinan dihuni Isdiantono atau Noorhadi akan menjadi sorotannya. ''Kami akan menurunkan lebih banyak pemain melalui pergantian-pergantian, karena kami ingin melihat perkembangan dan kesiapan pemain di setiap posisi,'' tuturnya. Pelaksana harian pelatih Persis, Edward ''Edu'' Tjong, mengakui dalam uji coba itu bakal mengembalikan bek sayap Agung Setyabudi ke posisi libero. Sedangkan Wahyu Wijiastanto dan Anam Syahrul menjadi starter di posisi stoper. Lini tengah diisi Arif ''Black'' Rahman, Moukwelle Ebwanga, Ebi Sukore, dengan Irwan Kamilio dan Iswan K Bode jadi gelandang sayap. Ujung tombak tetap dipercayakan pada duet Rudi Widodo-Greg Nwokolo. (H15,D11-22) |