logo SUARA MERDEKA
Line
Rabu, 21 Nopember 2007 OLAHRAGA
Line

Syafrizaldi Masih Jadi Andalan

JAKARTA- Binaragawan Syafrizaldi (Bengkulu) tetap masih menjadi andalan Indonesia untuk memenuhi target satu emas cabang olahraga pamer otot itu di SEA Games 2007 Thailand, 5-16 Desember mendatang.

Peraih medali perunggu Asian Games 2006 Doha itu akan turun di kelas 70 kg bersama tiga binaragawan lain, yaitu Uus Yusuf (Jabar/55kg), Asrelawandi (Riau/ 60kg) dan Fuady (DKI/80kg).

Anggota Satgas Pelatnas SEA Games, Hadi Wiharja mengatakan bahwa peluang Syafrizaldi lebih besar dibanding atlet lainnya, terutama melihat penampilannya saat menempati peringkat empat Kejuaraan Dunia di Korea, Oktober lalu.

"Peluang Syafrizaldi lebih besar karena saingan terberatnya, juara dunia Sazali Abdul Samad dari Malaysia, saya dengar tidak tampil di SEA Games 2007 karena lebih memilih bertanding di Grand Prix Dunia di Budapest. Kebetulan waktunya bersamaan pada awal Desember mendatang," kata Hadi, mantan lifter nasional yang menyumbang delapan emas dari SEA Games itu.

Faktor Usia

Dia memperlihatkan daftar entry from by name negara-negara lain termasuk dari Malaysia, di mana memang tidak terdapat nama Sazali Abdul Samad. Mengenai Asrelawandi, Hadi mengakui peluang binaragawan asal Riau yang dilatih Zarmi Bachtiar itu lebih berat karena akan bersaing dengan atlet tuan rumah, Somkhit Sumethoet Chakun yang meraih perunggu Kejuaraan Dunia 2007. Pelatih Zarmi Bachtiar, mantan binaragawan nasional asal Riau menegaskan, faktor usia tidak terlalu berpengaruh terhadap binaragawan.

"Yang penting kematangan otot. Binaragawan berprestasi umumnya memang berusia di atas 30 tahun. Saya bahkan terakhir kali tampil di PON 1996 saat sudah berusia 50 tahun," kata Zarmi, binaragawan seangkatan Levi Rumbewas itu. (D3-40)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA