logo SUARA MERDEKA
Line
Rabu, 21 Nopember 2007 OLAHRAGA
Line

Parno Tak Jadi Berangkat

JAKARTA - Cabang balap sepeda kembali mengurangi atletnya yang akan tampil di SEA Games mendatang. Setelah September lalu sembilan atlet dicoret, kemarin satu atlet menyusul. Kali ini, yang dicoret adalah Parno. Pembalap asal Jateng itu tak jadi berangkat ke Thailand karena sakit tifus. Dengan pencoretan Parno, jumlah atlet balap sepeda kini tinggal 26 orang.

Parno semula diproyeksikan turun pada nomor road race. Sayang, kondisinya tidak memungkinkan untuk bertanding. Inilah yang menyebabkan PB ISSI memulangkan pembalap Jateng tersebut.

''Sekitar dua minggu sebelum ke Kejuaraan Asia, September lalu, dia terkena gejala tifus sehingga tidak bisa berangkat. Setelah itu, kondisinya turun terus sehingga tidak bisa memenuhi standar kecepatan yang kami tetapkan. Jadi dia terpaksa dicoret,'' ungkap Sekjen PB ISSI Sofian Ruzian, kemarin.

Dari ke-26 atlet yang tersisa tersebut, 12 di antaranya adalah atlet yunior berusia 18-21 tahun. Ke-26 atlet itu akan mengikuti tiga nomor perlombaan, yaitu road race, track, dan MTB.

Tingkatkan Kecepatan

Secara prinsip, tim balap sepeda Indonesia yang akan diterjunkan ke SEA Games di Bangkok telah terbentuk. Mereka terdiri atas 16 putra dan 10 putri. Para pembalap tersebut terpilih setelah mengikuti serangkaian seleksi, uji coba, dan penilaian intern PB ISSI.

Pelatih kepala tim balap sepeda, Wahyudi Hidayat mengatakan, saat ini timnya sedang beruang meningkatkan kecepatan, dengan tujuan mengalahkan limit waktu yang dicatat tim-tim Asia Tenggara lainnya.

Selain Parno, sembilan atlet lain yang dicoret adalah Dahlia Mat Nur, Lina, Sadikan, Ayu, Iwan Setiawan, Bayu Satrio, Agus Suherlan, Kusmayati, dan Risa Susanti. Pencapaian waktu mereka tidak memenuhi syarat.

Sedangkan pembalap yang tersisa adalah Uyun Muzizah, Santia Tri Kusuma, Nurhayati, Vonika, Fuchianti, Dadi, Usman Ali, Saikun, Chandra Rafsanjani, Sugianto Setiawan, Popo Ario, Purnomo, Tonton, Ryan, Agung, Hendra Wijaya, Samai, Projo Waseso, Wawan S, Asep, Yudo, Yudi, Kaswanto, Robert Wijaya, Fatahillah, dan Rohmat Nugraha.

Balap sepeda mengincar delapan medali emas. Pembalap yang jadi andalan adalah Fuchianti (nomor ITT yunior) serta Uyun Muzizah dan Santia Tri Kusuma dari nomor sprint, time trial, shreeprace. (D3-40)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA