logo SUARA MERDEKA
Line
Rabu, 21 Nopember 2007 NASIONAL
Line

Beasiswa Jangan Terkonsentrasi di Jawa


SM/Modesta Fiska PEMENANG LKT: Pemenang Lomba Karya Tulis mendapatkan hadiah berupa uang yang diserahkan pada acara Tersenyum Indonesia Ku, Selasa (20/11) malam.(57)

SEMARANG- Meski program Djarum Bakti Pendidikan yang memberikan beasiswa kepada mahasiswa berprestasi sudah berjalan selama 23 tahun, namun baru mencakup 20 provinsi di Indonesia. Padahal jumlah mahasiswa berprestasi yang membutuhkan biaya untuk melanjutkan kuliah diperkirakan masih banyak dan tersebar di 33 provinsi, terutama di bagian timur yang kurang tersentuh.

''Alangkah baiknya PT Djarum melebarkan sayapnya ke Indonesia timur, tapi mungkin standar indeks prestasi tinggi yang disyaratkan agak sulit jadi sedikit bisa diturunkan,'' kata Rektor Unika Soegijapranata Dr Y Bagus Wismanto MSi dalam jumpa pers program Djarum bakti pendidikan di Grand Candi, Senin (19/11).

Rektor Universitas Andalas (Unand) Prof Dr Musliar Kasim juga mengapresiasi positif program PT Djarum yang sangat peduli terhadap dunia pendidikan. Di Unand, terdapat 36 institusi yang menyalurkan beasiswa bagi mahasiswanya. ''Begitu beasiswa diberikan ya sudah selesai, tapi baru Djarum satu-satunya corporate yang memberikan tidak hanya uang saja, namun juga bekal pembinaan.''

Penyerahan beasiswa Djarum sekaligus pemberian hadiah bagi para juara Lomba Karya Tulis (LKT) Beswan Djarum ini dilakukan dalam acara ''Tersenyum Indonesiaku'' yang digelar Selasa (20/11) malam di Patra Semarang Convention Hotel. Pemenang I adalah Nur Hikmatul (Universitas Lombok Mataram) dengan judul LKT Padi Tahan Kondisi Tanah Beragam, disusul Jajang AG (Yogyakarta), dan Aulia Ulfah (Unpad Bandung).

Menurut Head of Corporate Affairs PT Djarum Suwarno M Serad, sampai dengan tahun ajaran 2007/ 2008, penerima beasiswa Djarum sudah mencapai 5.445 mahasiswa. Untuk tahun ajaran ini telah terseleksi sebanyak 405 mahasiswa dari 67 perguruan tinggi negeri/swasta dari 20 provinsi. ''Kemampuan intelegensia yang dimiliki mereka nantinya akan didukung dengan training ESQ pada bulan Januari nanti untuk meningkatkan kemampuan emosional dan spiritual dan ke depan kami juga akan memperluas jangkauan kami terutama daerah timur,'' kata Suwarno. Selain mendapat uang beasiswa, mereka juga memperoleh pelatihan softskill seperti kepemimpinan. (J14-46)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA