logo SUARA MERDEKA
Line
Rabu, 21 Nopember 2007 MURIA
Line

WORO WORO

Tanggul Rawan Limpas Dipantau

KUDUS - Sejumlah tanggul yang rawan limpas di Kecamatan Mejobo, memasuki awal musim hujan terus dipantau. Pasalnya, hampir setiap tahun lokasi tersebut berpotensi menimbulkan banjir. ''Kami terus pantau tanggul-tanggul itu,'' kata Camat Mejobo, Sudiarso, Selasa (20/11). Tanggul-tanggul yang perlu diwaspadai tersebut berada di tepi Sungai Dawe, Piji dan Logung. Hingga saat ini, sebagian besar penahan debit air sungai itu sudah diperkuat. Namun, masih ada lokasi yang belum diperbaiki.

Untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya limpasan air atau banjir pada kawasan yang berada di dekat sungai tersebut, pihaknya telah melakukan beberapa antisipasi. Pertama, dengan menyiagakan posko penanganan bencana. Adapun dana operasionalnya, mendapatkan kucuran dari Pemkab.(H8-76)

11 Motor Diamankan

REMBANG - Aparat Satlantas Polres mengamankan 11 motor yang diduga untuk kegiatan trek-trekan di jalan tembus antara RSUD dr R Soetrasno dan jalan Desa Weton, Senin malam. Sedangkan pemilik motor itu harus mengikuti pembinaan.

Kapolres Rembang AKBP Drs Teguh Pristiwanto didampingi Kasatlantas AKP Moch Effendi dan Kanit Dikyasa Aiptu Ainun Mujib menuturkan, jalan tembus itu merupakan salah satu jalur baru yang dipergunakan untuk kegiatan trek-trekan. ''Atas informasi dari masyarakat sekitar yang resah atas adanya trek-trekan, kami menggelar operasi di jalan itu. Hasilnya 11 motor yang dipakai trek-trekan kami amankan,'' tegasnya. (H19,jl-76)

Warga Lokal untuk Sekuriti

BLORA - Upaya DPRD Blora untuk memperjuangkan warga diperkerjakan dalam proyek pengeboran minyak di daerahnya sendiri belum membuahkan hasil maksimal. Para wakil rakyat hanya diberi kepastian tambahan sejumlah tenaga kerja lokal yang dipekerjakan di eksplorasi sumur Jepon (JPN-A) di Desa/Kecamatan Jiken Blora. Tambahan itu untuk seorang kru, tenaga tak berkeahlian, dan sekuriti.

Ketua DPRD HM Warsit mengemukakan, pihaknya pekan lalu mendatangi manajemen PT Pertamina Region Cirebon yang membawahi PT Pertamina Cepu untuk menyampaikan aspirasi Forum Pekerja Tambang Minyak dan Gas Bumi Blora yang menuntut dipekerjakan di sejumlah proyek pengeboran minyak di Kota Satai. Dalam pertemuan yang juga dihadiri manejemen PT Pertamina Drilling Service Indonesia (PDSI) selaku perusahaan yang melakukan pengeboran di sumur JPN-A dihasilkan keputusan mempekerjakan beberapa tenaga kerja lokal. (H18-69)

Desak Air Digelontorkan

PATI- Hujan yang tidak turun lagi sejak lima hari terakhir ini, membuat para petani di Kecamatan Pati kebingungan. Jika dalam sepekan ini, hujan benar-benar berhenti turun, kata beberapa petani Desa Sarirejo, Geritan, Dengkek, dan Sugiharjo secara terpisah, mereka terpaksa menggunakan pompa. Itu harus dilakukan karena yang masih ada air hanya di kali.

Tanpa menggunakan pompa, besar kemungkinan padi yang rata-rata baru sepekan ditanam bisa terancam kekeringan. Karena itu, untuk meringankan beban biaya pengoperasian pompa air, mereka minta agar air dari Waduk Seloromo di Desa/Kecamatan Gembong, Pati, mulai digelontorkan.

Dengan demikian, kata Slamet (56), salah seorang petani di Sugiharjo, untuk musim tanam (MT) I petani tidak dibebani biaya yang berat dalam menggarap lahannya.

Kepala Seksi (Kasi) Eksploitasi dan Pemiliharaan Subdin Pengairan Diskimpras Kabupaten Pati, Sunardi ST, membenarkan hal tersebut. Namun, secara kelembagaan, kewenangan pengelolaan waduk tersebut ada pada Balai Pengelolaan Sumber Daya Air (BPSDA). (ad-76)

Dibahas, Permendagri No 59/2007

JEPARA - Surat Edaran (SE) Mendagri Nomor 900/2677/SJ sebagai tindak lanjut atas Permendagri Nomor 59/2007 tentang Perubahan atas Permendagri Nomor 13/2006 tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah segera akan dibahas DPRD. Sebab, materi dalam aturan baru itu berpengaruh pada tahap penggodokan RAPBD 2008 akhir tahun ini.

Ketua DPRD Masnukhin BA mengemukakan, meski revisi permendagri itu dilakukan 8 November lalu, hingga Selasa (20/11) pihaknya belum menerima materi itu. Dia baru menerima informasi itu dari berbagai media terutama yang berimplikasi pada pendanaan klub sepak bola. ''Kami baru akan membahas RAPBD 2008 pada akhir November. Saat ini, kami sedang menuntaskan kebijakan umum anggaran (KUA) dari eksekutif. Tentu dengan revisi permendagri itu akan berpengaruh pada pembahasan selanjutnya,'' ungkap Masnukhin, kemarin. Dia menyebutkan, revisi itu kelak tidak hanya berimplikasi hanya pada sepak bola . (H15-69)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA