| Rabu, 21 Nopember 2007 | MURIA |
Infrastruktur Cluster Gas Dibangun 2008BLORA - Pembangunan infrastruktur dalam proyek cluster gas di Blora direncanakan mulai tahun depan. Dana untuk pembangunan infrastruktur itu akan dianggarkan dalam APBN. Anggota Komisi VII DPR RI Sony Keraf mengemukakan, sesuai dengan perencanaan yang telah disusun, tahun ini APBN menganggarkan sejumlah dana untuk keperluan studi kelayakan cluster gas di Blora yang dilaksanakan Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas (BPH Migas). Pada 2008, Pemerintah Pusat akan menganggarkan dana untuk pembangunan infrastrukturnya. "Berapa dana yang dianggarkan, saya masih belum mendapatkan informasinya. Namun yang pasti, akan dianggarkan dalam APBN 2008," ujarnya, kemarin, di sela-sela kedatangan Ketua Umum DPP PDI-P Megawati Soekarnoputri di kawasan wisata Gua Terawang. Sony Keraf menyebutkan, hingga kemarin Komisi VII DPR RI belum menerima laporan hasil studi kelayakan cluster gas. Menurutnya, akhir tahun ini studi kelayakan itu selesai disusun. "Mungkin karena ada beberapa kendala sehingga awal pelaksanaan studi kelayakan agak tersendat," ujarnya. Proyek Percontohan Mantan menteri lingkungan hidup itu mengemukakan, cluster gas di Blora merupakan proyek percontohan program serupa yang akan dilaksanakan pada tahun-tahun yang akan datang di beberapa daerah penghasil minyak dan gas (migas) di Indonesia. Dengan demikian, butuh dukungan semua pihak untuk menyukseskannya. "Kalau cluster gas di Blora berhasil, proyek yang sama akan dilaksanakan pula di daerah lain," tandasnya. Sebagai wakil rakyat dari Daerah Pemilihan Jateng (Blora, Rembang dan sekitarnya) Sony Keraf menghendaki cluster gas di Blora segera dilaksanakan. Menurutnya, cadangan minyak di Indonesia setiap tahun berkurang. Sementara itu, potensi gas yang dimiliki sangat berlimpah. Namun, potensi itu belum diberdayakan secara maksimal. "Ketergantungan terhadap minyak tanah harus dikurangi. Salah satunya dengan memanfaatkan cadangan gas melalui program cluster gas,íí tandasnya. (H18-69) |