| Rabu, 21 Nopember 2007 | SEMARANG |
Rakorcab Demokrat Tak Bahas Pilgub
UNGARAN - DPC Partai Demokrat (PD) Kabupaten Semarang menggelar rapat koordinasi cabang (Rakorcab) I selama sehari pada Minggu (18/ 11) di Wisma Monumen PKK di Ungaran. Ketua DPC PD Wibowo Agung menjelaskan, Rakorcab untuk mengawali konsolidasi internal setelah Muscab beberapa waktu lalu. Kepengurusan inti DPC Agustus lalu dilantik. ''Dalam Rakorcab ini tidak dibahas Pilgub 2008. Untuk Pilgub mungkin lebih tepat dibahas di DPD. Rakorcab ini sekadar konsolidasi internal,'' kata Wibowo. Menurut dia, konsolidasi sangat penting untuk menyatukan kembali berbagai pandangan yang sempat berbeda saat Muscab memilih ketua. Acara tersebut juga sebagai wahana penggemblengan kader partai agar menjadi pemimpin yang baik. Dalam kegiatan bertema ''Dengan Rakorcab Kita Tingkatkan Kebersamaan'' ini, pihaknya menyampaikan materi tentang koordinator daerah pemilihan, petunjuk pelaksanaan penyelenggaraan Musyawarah Anak Cabang (Musancab). Kegiatan ini dihadiri Wakil Bupati Semarang Hj Siti Ambar Fathonah, Wakil Ketua I DPD PD Jateng Sudewo, Sekjen Dani Sriyanto, Kordapel I Jateng Atiyoso Mochtar, serta 120 kader dari berbagai kecamatan di kabupaten ini. Dalam kesempatan ini, Wibowo yang didampingi ketua panitia Dra Hj Sulistiyowati SH CN, menyampaikan kinerja 2,5 tahun pemerintahan SBY. Pertumbuhan Ekonomi Menurut laporannya, selama 2,5 tahun pemerintahan SBY hutang luar negeri Indonesia tinggal 40 %. ''Selain itu stabilitas nasional tentang gejolak Aceh dan Papua sudah bisa diatasi dengan baik. Ilegal loging bisa ditangani, dan pertumbuhan ekonomi membaik dari 5,6 % mejadi 6 %,'' papar dia. Wibowo juga menambahkan angka pertumbuhan 6% tersebut tertinggi sejak sepuluh tahun terakhir. Selain itu lanjut dia, SBY juga meningkatkan anggaran pendidikan, kesehatan, dan anggaran subsidi pupuk. ''Subsidi pupuk 2004 sebesar Rp 1,6 triliun sekarang menjadi Rp 5,8 triliun. Bantuan benih unggul 2004 sebesar Rp 80,9 miliar sekarang Rp 1 triliun,'' terang dia. Selain itu menurut Wibowo, SBY juga melakukan peningkatan gaji PNS, reformasi agraria, pencabutan embargo militer oleh AS, pemberantasan korupsi, dan terorisme. (H14-16) |