| Rabu, 21 Nopember 2007 | SEMARANG |
Rp 1,5 M untuk Guru TPQ/Madin
SEMARANG- Pemkot mengucurkan bantuan senilai Rp 1,5 miliar, untuk guru Taman Pendidikan Alquran/Madrasah Diniyah (TPQ/Madin). Bantuan itu ditujukan 4.850 guru, dengan penerimaan Rp 300 ribu per orang, dipotong pajak 5%. Pada tahap pertama, Selasa (20/11), bantuan diberikan kepada para guru dari Kecamatan Semarang Tengah, Semarang Utara, Semarang Timur, dan Gayamsari. Penyerahan dilakukan simbolis oleh Kabag Sosial Setda Kota, Mustohar, di Gedung Juang 45 Jl Pemuda. Mustohar yang mewakili Wali Kota Sukawi Sutarip mengatakan, pendidikan merupakan pilar bagi pembangunan bangsa. Karena itu, keberadaan guru yang menjadi faktor penting bagi pelaksanaan pendidikan harus memperoleh perhatian. "Pendidikan sangat penting untuk masa depan bangsa, tidak hanya pendidikan formal, pendidikan nonformal juga sangat penting," kata Mustohar. Terlebih lagi, kata dia, pendidikan menyangkut akhlak sangat dibutuhkan. Makanya, Pemkot melihat pendidikan seperti TPQ dan madrasah diniyah harus diperhatikan, tidak hanya sarana dan prasarana, melainkan juga guru-gurunya. Salah satu perhatian tersebut adalah pemberian bantuan. "Jangan dilihat nilainya, karena yang penting perhatian dari Pemkot," jelasnya. Dikatakannya, jumlah guru TPQ dan madin yang menerima bantuan total mencapai 4.850 orang, tersebar di 16 kecamatan. Mereka terdiri atas 4.397 guru dari 880 TPQ dan 453 guru dari 115 madin. Mustohar berharap, bantuan itu akan mendorong peningkatan kinerja para guru TPQ dan madin. Dengan begitu, kualitas pendidikan secara umum juga mengalami peningkatan. "Hasil akhirnya, lulusan TPQ dan madin bisa menjadi berakhlak mulia serta cerdas." (H9-56) |